RinduDinullah Rayessukma dan badan : rindu merinduburung dan ranting : rindu merinduikan dan air : rindu merindubayi dan susu : rindu merindupetani dan sawah : rindu merindubocah dan mainan : rindu merindubiduan dan lagu : rindu merindupenyair dan puisi : rindu merindutinta dan kertas : rindu merinduaksara dan buku : rindu merindusurat dan amplop : rindu merindutanah dan air : rindu merindukopi dan gula : rindu merindukota dan warga : rindu merindukaki dan sepatu : rindu merindugaram dan asam : rindu merinduflora dan fauna : rindu merindudipan dan kasur : rindu merindukain dan kapas : rindu merindukekasih dan Kekasih : rindu merinduinsan dan Tuhan : rindu merindu(1986 / Suara Muhammadiyah, No 8 Th. Ke-66 , April II-1986)
Showing posts with label Tema Rindu. Show all posts
Showing posts with label Tema Rindu. Show all posts
Monday, May 26, 2014
Puisi Tentang Rindu | Dinullah Rayes
0 komentar Monday, May 26, 2014 Diposting oleh kumpulankaryapuisiSaturday, May 3, 2014
Puisi Tentang Rindu | Tajuddin Bacco
0 komentar Saturday, May 03, 2014 Diposting oleh kumpulankaryapuisiRinduTajuddin BaccoTelah lama pohon tumbuh dan bercabangmenciptakan daun-daun dan kelopak bungaBersemailah keinginan untuk tak pernahmelupakanmuTak perduli meski kamu ingkari janjiSebab cintaku bukan pada fisikmuKasihku hanya ruhmuKe manapun kau pergi kutak perduliHari ini kau menjadi miliknyaPasti dipertahankannya sampai matiKutak peduli kau ingkari janjiKarena cintaku masih untukmuYogyakarta, 2000
Tuesday, March 4, 2014
Puisi Rindu-rindu | B.Y.Tand
0 komentar Tuesday, March 04, 2014 Diposting oleh kumpulankaryapuisiRindu-rinduB.Y.TandOmbak menggoreskan rindu di batu-batuAngin menggoreskan rindu di bukit-bukitdi batu-batudi bukit-bukitkita hempaskan rindu kita, kita hempaskanberderai batu-batu, berderailahberderai bukit-bukit, berderailahBerderailah rindu-rindukutumpah di telapak kakimu.1980
Monday, March 3, 2014
Puisi Dalam Rindu | Piek Ardijanto Soeprijadi
0 komentar Monday, March 03, 2014 Diposting oleh kumpulankaryapuisiDalam RinduPiek Ardijanto Soeprijadiambarawa sudah jauh di bawahudara dingin jenuh menjamahmasihkah hatimu kemelutsebab bumi tersaput kabutsementara menanti mentari bersinarmarilah kita diam sebentarmengisi rongga sepimenangkap bahasa sunyinah kaudengarkahrisik bumiangin menyibak ampakampakturun dari puncak bukit birunah kaudengarkahrisik hatimeningkah batin bergolakseberkas rasa mengorak rindu
Monday, January 20, 2014
Puisi Aku Rindu | F.Rahardi
0 komentar Monday, January 20, 2014 Diposting oleh kumpulankaryapuisiAku RinduF.Rahardiitu sudah sejak dulutapi karena yang kurindu jauh: jauh sekalimaka dengan bermacam akalkuhibur dirikuaku menyanyikuhibur kupingkuaku nontonkuhibur matakualangkah baiknya nyanyian dan tontonantapi aku rindu lagilalu akupun menghiburtapi rindu lagidan sebab akalku habisaku menyerahlalu berindu-rindu.3 Februari 1975
Tuesday, June 18, 2013
Puisi Kilad Rindu | Aradin Sutriyono
0 komentar Tuesday, June 18, 2013 Diposting oleh kumpulankaryapuisiKilad RinduAradin SutriyonoKasih..kaulah yang merawat ketika hatiku lukaKau yang memanjakan jiwaku ketika aku tak sempurnaKetika aku duka dalam kegelisahan kau jadi penenangkuKau yang selalu merajut keluh kesah hatikuGejolah hatiku tak menentu ketika rinduku menantiTetaplah kau dihatiku walau kini kau jauhDari gelapnya angan gelisahmu kan ku hampiriSaat hatiku juga merasa sepi....Kilad rinduku bersamamuTerjawab ketika tergoncang anganWalau warna hati beribu kataKaulah masih tetap yang pertama di hatikuLibra/ARS. 29/5/2013
Tuesday, May 21, 2013
Puisi Teraniaya Rindu | Sang Pencinta Penari Aksara
0 komentar Tuesday, May 21, 2013 Diposting oleh kumpulankaryapuisiTeRaNiaYa RiNDuSaNG PeNCiNTa PeNaRi aKSaRaTiaDa YaNG TauaDaKaH DiRiMu YaNG TeRTuJuaTauKaH CuMa PeRMaiNaN aNGaN YaNG MeNGGoDaKuPaGiKu TeRBiaS KeHaMPaaNSiaNGKu TeRBeLeNGGu KeSuNYiaNMaLaMKu TeRaJaM KeSePiaNHaRi HaRiKu TeRaNiaYa KeRiNDuaNaNDai Ku Tau RiNDuKu TeRaBaiaNDai Ku Tau RiNDuKu TaK PeRNaH SaMPaiPaSTi SuDaH KuBuaNG DaLaM BaDaiBiaR SaJa HaNCuR BeRCeRai BeRai2 JaNuaRi 2013
Tuesday, March 19, 2013
Puisi Untukmu Disana | Norma Puji Lestari
0 komentar Tuesday, March 19, 2013 Diposting oleh kumpulankaryapuisiUntukmu DisanaNorma Puji Lestarisaat langkah mu beranjak pergitegar seakan berlari memburu cintaaku hanya mampu menatapmu dari sinidiam dan tertegun sendiriwalau kesunyian akan menemanikudemi kamu dan jasa mujanji yang terucap oleh muengkau pergi takkan lamanamun satu ku pinta dari musaat engkau kembali nantiaku ingin senyum yang kau bawa duluakan kau bawa pulang kembalidan kau sunggingkan untuk kukepergianmu meninggalkan q sendiridan harus ku akuisebaagian warna ,canda , tawamu suruttapi selamanya aku harus yakin dan selalu yakindimana jarak takkan mampu jadi penghalangdan jiwalah yang saling menyatu :)Magelang, 15 maret 2013
Friday, December 28, 2012
Puisi Rindu "Rinduku Membeku"
0 komentar Friday, December 28, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisiRINDURudi SetiawanKabut Debu, Angin MenderuLangit Pekat, Matahari TersekatHari Berlalu, Rinduku MembekuSenyummu Terbayang, Anganku Melayang.Kujangkau, Tak TerjangkauKuraih, Tak TeraihKudiam, Bayangmu Semakin TerngiangDoha, 12 October 2009http://oase.kompas.com/read/2010/02/16/21371676/Puisi-puisi.Rudi.Setiawan
Tuesday, December 25, 2012
Puisi Aku Rindu | Achmad Obe Marzuki
0 komentar Tuesday, December 25, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisi
source : ahsd.org
Aku RinduAchmad Obe MarzukiMa, aku menulis sajak iniLantaran hati penuh rinduDi hadapan cermin retakAku berkaca, rasa rindu tidak berdayaAsing dan sepi bersatu dalam badaiMenjadi mimpi burukMa, sungguh mengerti kesakitan iniDalam sepi dan laparAku menolak pikiran jahatAda tanganku meraba – raba kalbu,Ada bayangmu muncul dalam kalbuAku disergap rasa takutTenggorokanku terasa panasTapi tubuh begitu dinginMa, aku menulis sajak iniLantaran hati penuh rinduRasa rindu mengetuk pintu batinkuBali 2012
Sunday, December 23, 2012
Puisi Keindahan yang Menghilang | Siti Khanifah
0 komentar Sunday, December 23, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisi
sumber gbr : flickriver.com
Keindahan yang MenghilangSiti KhanifahKeindahan itu telah hilang bersamaan dengan sepoi angin malam iniMerajut letih dalam dekap yang tak disambangiKu merayu padamu untuk tak pergiBersama letih menghilangkan pikiran yang runyamKu penuhi gelas-gelas kacaku dengan keindahanLalu tergugu menahan sakitKu rasakan yang sakit mulai hilangPerlahan..pelan mengenaKu ingin melupakanmuMengadu pada angin siang iniHanya panas yag kurasakanTerdiam…. Bersama sepi yang menyepiKerapuhan ini semakin ku rasakan. (*)Ruang RinduSudut Yogyakarta, 11 Mei 2012 (14:30)http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=18&jd=Keindahan+yang+Menghilang&dn=20120513094733
Puisi Sajakmu Mengasah Rindu
0 komentar Sunday, December 23, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisi
sumber gbr : itsmemaauurreen.piczo.com
SAJAKMU MENGASAH RINDU:Imam Jazuli Larat* Ebed JAKenalkan aku dengan sajakmuSebelum langit kembali membiruSebab ada rindu yang tak dapat kubunuhDalam puisimuSetelah ku kenal dengan sajakmuHuruf yang kau asaDari rasa dan kisahMenjemput setitik embunDalam tubuh kemarau yang setia menunggu hujanAnnuqayah, 11 09 2012* Ebed JA, lahir dari rahim Putri Jenang, TK,MI,Mts-nya ia selesaikan di Madrasah Nasyatul Muta’allimin II Candi, lalu hijrah ke PP.Annuqayah daerah lubangsa blok A/12, Guluk-Guluk Sumenep, Madura, dan saat ini juga tercatat sebagai siswa sma 1 annuqayah kelas XI IPA1. Penggerak Komonitas PERSI- Iksabad
Sunday, December 9, 2012
Puisi Alunan Rindu | Tri Rahayu
0 komentar Sunday, December 09, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisi
sumber gbr : atmgreetings.com
Alunan RinduTri RahayuMalam masihkah kau mau tersenyum padakudengan kesepian yang aku alamibersama kerinduan yang telah merekahTerkadang tak sanggup ku bertahanTak bisa kutemukan dirinyabahkan bayangnya pun tak menyapaTergolek aku bersama rindukuMenepis lara yang ingin ku buangSemakin aku menepis laraSemakin larut ku dibawanyaKini yang bisa aku lakukanHanya terdiam dalam angan03-Jun-2012www.kabarindonesia.com
Thursday, November 29, 2012
Puisi Aku Berharap | Edu Badrus Shaleh
0 komentar Thursday, November 29, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisiThursday, November 22, 2012
Puisi Sepanjang Jalan Kenangan | Mega Vristian
0 komentar Thursday, November 22, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisi
SEPANJANG JALAN KENANGANMega Vristianudara mengeras di luar, bersama gerimis yang ritmis itu lagidan kita membaca puisi di dalam, di kursi-kursi sepi, di debur laut hatikita memahami kebekuan yang telah begitu lama menahan rindu mencairdan perlahan, malan menimbun larut di jalan-jalandan pada akhirnya kita pulang, sendiri-sendiri, berjalan dan bercakapdengan bayangan, bercakap dengan kenangan dan separoh impianyang disisakan rembulan untuk esok pagi.juga kehangatan yang sempat tersingkap dan mengerjapkau tahu? ada yang tak kuasa kuterjemahkan: airmata yang perlahanmelinang di sepanjang kenanganmasih pula airmata yang itu lagi(Hong Kong, antara Tsim Sha Tsui dan Causway BAY 2012)http://oase.kompas.com/read/2012/08/03/23190077/Puisi-puisi.Mega.Vristian
Thursday, November 8, 2012
Puisi Bila rindu ini masih milikmu | Rozella Maryam
0 komentar Thursday, November 08, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisi
Bila rindu ini masih milikmuRozella MaryamSiang itu,dalam heningnya suasana bersamamu,aku bergetar.Karena aku hanyalah ranting rapuh,yang mencoba berharap mendampingi buah terindah.Namun,seperti khayalan norak masa kecil,aku tetap saja medzikirkan namamu.Merajut impian yang kian malam kian menggila.Dan tentu saja, menggores akal sehatku dalam-dalam.Untuk sekali ini saja,bolehkah aku tetap mengikat setiap diksibuatmu yang di sana???harus berapa lamaaku mengisi menit dalam tangisan rindu???harus berapa lamaaku mengelilingi labirin cinta bodohku ini???harus berapa lamaaku menunggumu???Jika nantinya kita bertemu,akankah rasa itu masih membekas???Pertanyaan yang entah mengapa,tak pernah terjawab hingga kini.Tidak sama sekali.08 Nopember 2012www.kompasiana.com/rozellamaryam
Tuesday, October 23, 2012
Puisi Segenggam Rindu Untukmu | Kemuning Arsyad
0 komentar Tuesday, October 23, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisi
Segenggam Rindu UntukmuKemuning ArsyadKala rindu ini menghentak relung kalbuKubisikan namamu penuh perasaanKuberitahu kau , aku kangen say….Usaplah kerinduanku dengan caramuLesapkan lara hati yang menderakuGejolak dalam dada makin membuncahKatakan padaku, bagaimana cara menetralkan rasa ini?Hampir tak sanggup kujalani garis takdirkuKuteruskan lajunya kehendak hati, itu tak kan berujungMundur pun taklah sanggup lara hati kutanggungKutanyakan pada hatiku, apa yang harus kulakukan?Kedua pilihan yang sama pahitnyaAku tak sanggup memilih satu di antaranyaDua jendela hati terbuka sudahBukan mauku, juga bukan kehendakmuDia datang menerobos hati kita tanpa permisiTanpa sanggup kucegah, pun tak dapat kutolakMengenalmu memang maukuTapi jatuh cinta padamu, di luar kehendakkuBagaimana sanggup kujalani hariku tanpamu?Kau hadir disetiap tarikan nafaskuBagai bayang-bayang, kau selalu mengikutikuAnganku menggapai mimpi di setiap ruang imajinasiSegenggam kerinduan kusimpan untukmuSiap kulepas jika saatnya tibaAku tak sanggup sayang, temani aku sampai akhir hayatkuDenganmu, kutemukan kesempurnaanBersamamu, serasa lengkap arti hidupkuIzinkanlah aku mencintaimu dengan carakuBiarkan aku menikmati rasa syahdu mengisi ruang hatiAku tak berdaya menolak rasa iniRengkuhlah aku dalam pelukmuKumau bersamamu, selamanya!22 Oktober 2012http://www.kompasiana.com/kemuningarsyad
Monday, June 11, 2012
Puisi Rindu Terlarang | Rasa Terlarang Kita
1 komentar Monday, June 11, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisiRasa Terlarang Kita
Puisi Ita Friedrich
Sesak rasa di dada kian menghimpit hati
Serasa tiada bisa menembus lembutnya tirai
Riak riak kehampaan mengusik rindu yang menghampiri
Ku ingin teriakkan kesyahduan sekencang badai
Dan terlepas melayang tinggi bagai awan putih
Mungkinkah kau juga rasakan rindu yang sama
Serasa ngilu yang menggigit saat bayangmu datang menggoda
Entah sudah berapa purnama kau berlalu dan menghilang
Hanyalah secuil senyum kau berikan saat kita berpisah
Dan sekilas lembut bibirmu yang menghampiri rona sebuah rasa
Ku ingin lumatkan semua rasa yang ada padamu
Dan hanya untuk menjadi sebuah kenangan rindu
Tiada saling menyakiti di semua relung kalbu
Namun lupakan rindu terlarang antara kau dan aku tiada ku mampu
Hanya waktu kan menjawab semua rasa rindu yang membelenggu
Leonberg, 11.6.2012
sumber : fiksi.kompasiana.com
Wednesday, March 9, 2011
Puisi Penjara Rindu | Agustinus Wahyono
0 komentar Wednesday, March 09, 2011 Diposting oleh kumpulankaryapuisiPENJARA RINDU
Agustinus Wahyono
setelah saksisaksi asmara membuktikan
aku terlibat persekongkolan perasaan
maka, oleh pengadilan cinta
aku dijatuhi hukuman kasihsayang
dan dijebloskan dalam penjara rindu
*******
babarsariyogya, 19 maret 2005
Friday, March 4, 2011
Puisi Rindu Dendam | Arsyad Indradi
0 komentar Friday, March 04, 2011 Diposting oleh kumpulankaryapuisiRindu Dendam
Arsyad Indradi
Wahai rindu tunjukkan di mana rahasiamu
Cinta menjadikan aku pejalan jauh
Beri aku pengobat dukalaraku
Perihperi membuat aku dendam
Wahai lunaskan aku dari pasungan dendamku
Agar aku dapat masuk ke dalam misterimu
Mengajalkan cinta bukanlah hakikat kebenaran
Sebab aku tidak akan mencemaskan diriku sendiri
Aku tidak akan pernah mencemaskan diriku
Mengeringkan sejumlah gelas anggur
Sebab hakikat rindu adalah inti dari cinta
Yang lahir dari getar jiwa
Banjarbaru,1998
Subscribe to:
Posts (Atom)







