Showing posts with label Ismail Ahbar. Show all posts
Showing posts with label Ismail Ahbar. Show all posts

Wednesday, March 19, 2014

Puisi Sujud Permohonan | Ismail Ahbar

0 komentar

Sujud Permohonan
Ismail Ahbar

Aku letakkan dahi di atas selembar sajadah ini
Dengan dada yang sesak
Jiwa yang berontak dan terasa tak mardeka

o Robbi...
Ini hamba datang mengadu padamu
dengan segala nista dan dosa yang melekat pada diri hamba
Memohon, tunjukkan hamba jalan yang lurus
o Robbi
Ini hamba datang dengan sakit jiwa yang teramat perih
Mengadu padamu
Berilah hamba ini ilham
Tunjukkan, apa yangmesti hamba lakukan
o Robbi
Ini hamba bersujud dalam sujud yang terasa singkat
Dari Anugerah umur dan nikmat yang kau berikan
Hamba Mu yang nista ini berserah diri

o Robbi
Dosa-dosa yang tak terampuni mungkin pernah hamba lakukan
Memutus kebahagian yang engkau anugerahkan
o Robbi,
o Robbi
Bebaskan jiwa hamba
Biarkan hamba merasa mardeka kembali
Tapi jikalau hukuman yang engkau berikan
Belum cukup untuk menghapus semua kesalahan Hamba
Ijinkan hamba untuk memohon
Agar janganlah engkau tutupi aku Hamba dari rahmat mu
o Robii
Hamba mengantarkan diri
Dengan jiwa yang serasa tercabik-cabik
Dengan hati yang terkoyak-koyak
o Robbi
Ampuni Hamba.,....

Amin

31 Agustus 2012

Wednesday, May 30, 2012

Puisi Tentang Hari Pendidikan Nasional | Ismail Ahbar

3 komentar


Tentang Hari Pendidikan Nasional
Ismail Ahbar

Jika kau lihat bendera merah putih berkibar dihalaman sekolah
Belum tentu disana ada orang Indonesia
Jika kau dengar Pancasila dibacakan berulang-ulang,
Belum tentu semua yang mendengarnya punya Tuhan Yang Maha Esa

Jika kau lihat Pak Guru pakai sepeda Kumbang,
itu pasti kau sedang mimpi bertemu Oemar Bakri
Jika kau lihat anak sekolah memakai seragam,
pastikan udel dan BH nya tak tampak oleh umum

Jika kau lihat guru memukul muridnya, itu biasa
Jika kau lihat sekolah - sekolah negeri dan swasta jauh berbeda,
itu karena sekarang pendidikan pun menjadi ladang bisnis
Jika kau lihat Politisi berjanji tentang pendidikan murah dan cerdas,
lihatlah, pendidikan pun didramatisir

Jika kau lihat dosen-dosen mu tak ada dimeja,
yakinlah, mereka sedang sangat sibuk, urusan ini, dan urusan itu
Jika kau lihat pelajar tawuran,
terbiasalah, pendidikan kita ‘kan tentang otot dan tulang,
bukan tentang otak dan sosial emosional

Jika kau lihat aku mengkritik saja,
percayalah, lebih baik begini,
daripada diam dan dibodohi sampai tertidur dibangku mu,,,,

Semangat,,Sebab hidup tak boleh mati karena liur-liur politik,,,,

03 Mei 2012

sumber : fiksi.kompasiana.com

 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |