Showing posts with label PANTUN ANAK. Show all posts
Showing posts with label PANTUN ANAK. Show all posts

Tuesday, April 19, 2011

Kumpulan Pantun Anak Sekolah | Pantun Anak-Anak

0 komentar

Kumpulan Pantun Anak Sekolah

Pantai Beruas pasirnya putih
tempat orang berbagan belat
Anak SMP berpakaian biru putih
mari kita didik agar tidak jadi bejat

Jalan-jalan ke makassar
jangan lupa makan pisang 'epe
Jika mau jadi orang besar
ajari hal baik pada anak smp

Paling enak goreng tempe
dimakan pakai sambal
Didik baik-baik anak smp
agar tidak jadi nakal

Makan jengkol berbalut tepung
Makannya di atas komedi putar
Ada lelaki berbadan karung
Lewat depan mata bumi bergetar

Ke Bandung beli tahu bulat
Jangan lupa dengan peuyemnya
Siapa sering makan coklat
Hati-Hati Rusak giginya

Masuk Istana berliku-liku
Bertemu dengan sang raja
Aku Senang baca buku
Buku antarkan Kemana saja

Thursday, June 3, 2010

PANTUN MELAYU - BERDUKACITA

0 komentar

PANTUN MELAYU - BERDUKACITA

1
Sinangis lauk 'rang Tiku,
Diatur dengan duri pandan
Menangis duduk di pintu
Melihat ayah pergi berjalan

2
Diatur dengan duri pandan
gelombang besar membawanya
Melihat ayah pergi berjalan
entah 'pabila kembalinya

3
Lurus jalan ke Payakumbuh
kayu jati bertimbal jalan
Dimana hati tidakkan rusuh
ibu mati bapa berjalan


PANTUN MELAYU - BERSUKA CITA | Contoh Pantun Melayu

0 komentar

PANTUN MELAYU - BERSUKA CITA

1.
Buah ara, batang dibantun
mari dibantun dengan parang
Hai saudara dengarlah pantun
pantun tidak mengata orang

2.
Mari dibantun dengan parang
berangan besar di dalam padi
Pantun tidak mengata orang
janganlah syak di dalam hati

3.
Berangan besar di dalam padi
rumpun buluh dibuat pagar
Jangan syak di dalam hati
Maklum pantun saya belajar

4.
Rumpun buluh dibuat pagar
cempedak dikerat-kerati
Maklumlah pantun saya belajar
saya budak belum mengerti

5.
Cempedak dikerat-kerati
batang perepat saya runtuhkan
Saya budak belum mengerti
sebarang dapat saya pantunkan


6.
Batang perpat saya runtuhkan
berangan di atas kota
Seberang dapat saya pantunkan
jangan pula saya dikata

7.
Berangan di atas kota
cerana patah dipijak
Jangan pula saya dikata
karena saya bukannya bijak

8.
Cerana patah dipijak
patah dibijak 'ncik Sitti
Saya ini bukannya bijak
Tambahan tidsk mengerti

9.
Patah dibijak oleh 'ncik Sitti
kain tersangkut jatuh ke lumpur
Tambahan pula tidak mengerti
dapat sedikit beribu syukur

10.
Maulah kami hendak melapun
lapun di bawah limau lungga
Maulah kami hendak berpantun
pantun sebuah hilang pula


 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |