Showing posts with label Nur Annisa. Show all posts
Showing posts with label Nur Annisa. Show all posts

Saturday, February 2, 2013

Puisi Aku Dan Cinta "Apakah Arti Cintaku Ini?" | Nur Annisa

0 komentar

Aku dan Cinta
Nur Annisa

Sinarku hangat seperti mentari pagi
Namun tak menghangatkan tubuhmu
Sinarku terang seperti rembulan
Namun tak menerangi wajahmu

Apakah kamu tahu aku ?
Terlalu ingin mulut ini berkata
Hingga terkunci lidahku
Terlalu ingin aku menyentuhmu
Hingga tanganku membeku
Terlalu sakit hati ini
Hingga jantungku tersentak
Terlalu ingin tubuh ini bersamamu
Hingga kedua kakiku tak sanggup menompang

Apakah kau tahu itu ?
Terlalu banyak kisah yang diukir
Sampai tak bisa terhapus air
Anginpun tak rela untuk menyapa
Hanya mentari yang terdiam terpaku

Jumat, 18 Januari 2013


Puisi Mawar "Mawarku Bukanlah Kepalsuan" | Nur Annisa

0 komentar

Mawar
Nur Annisa

Apalah arti mawarku ?
Senyum ini kau rusak dengan dusta
Dusta kau hancurkan kepercayaanku
Kepercayaan ini hilang karena tingkahmu

Aku nyata dalam kenanganmu
Aku mengukir celah hatimu
Aku hadir di kisah hidupmu

Mawarku mungkin telah layu
Dalam kelayuan aku masih bangkit
Berdiri dengan kedua kaki ini
Bernafas dengan melodi cinta

Kamis, 17 Januari 2013


Saturday, January 26, 2013

Puisi Kertas dan Penaku | Nur Annisa

0 komentar

Kertas dan Penaku
Nur Annisa

Terkadang bibir ini tak harus mengungkap
Terdiam untuk mengalunkan kata-kata indah
Terkadang apa yang ada tak harus terungkap
Biarlah hati dan tulisan yang berkata
Isi hati ini berbicara melalui pena
Merangkai kata diatas kertas putih

Setiap nafasku mengalirkan melodi di tubuh ini
Setiap kata demi kata yang terukir
Menyapu amarahku yang ku tuang disetiap tetes penaku
Bersama tangisku yang mengalir disela derai tawa
Dalam diamku kini berubah menjadi senyuman
Senyum yang menghangatkan jiwa seperti mentari pagi

Sabtu, 19 Januari 2013


Puisi Kata Hati atau Kepalsuan | Nur Annisa

0 komentar

Kata Hati atau Kepalsuan
Nur Annisa

Jangan redupkan hatiku dengan sinar kebohonganmu
Jangan sempurnakan dusta hanya untuk kepuasanku
Katakan lah YA jika itu kenyataan
Katakanlah TIDAK jika itu hanya khayalan

Hati ini seperti batu karang yang selalu terhempas ombak
Satu hempasan hancurkan hati lain
Hati ini lumpur yang selalu di injak bagi mereka tidak tahu
Satu retakan melekatlah dusta

Jika kata JUJUR itu sakit
Hanya satu jarum yang menyentuh
Air segar lah yang menghilangkannya

Jika KEBOHONGAN itu baik
Hanya satu serpihan kayu dengan rayap
Dan hancurlah menjadi butiran debu yang tak bersatu

Kata MAAF tidak akan terlambat !
Jika kau katakan pada awalnya
Kata MAAF akan terlambat !
Jika kau katakan jika hati sudah melebur

Rabu, 16 Januari 2013


Friday, January 25, 2013

Puisi Orang Layu | Nur Annisa

0 komentar

ORANG LAYU
Nur Annisa

Dia adalah orang layu
Dia berdiri di dua kehidupan
Hidup selalu dibimbangkan dengan pilihan
Tapi keluargalah yang membawaku melangkah

Jari manis ini terpasangkan cincin mata indah
Dan memandangku dengan tatapan pisau

Seni sudah menjadi jiwaku
Bekerja adalah tuntunanku
Saya tidak sama dengan lainnya
Saya adalah orang diatas lainnya
Tutur orang layu itu

Tutur yang tegas !
Dan membawa melodi nasihat
Nasihat yang bangkitkan gairah hidupku
Hidup ini yang mulai terhias senyum
Senyum berserta air mata yang mengalir diselah derai tawa
Hati ini terketuk akan wibawanya
Seperti kembali membuka cakra tubuh ini

Kamis, 17 Januari 2013

 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |