Puisi Tentang Buruh Angkut Pasar
Dwindria Dini
Bertelanjang kaki menawarkan sekelumit tenaga ala kadarnya kami berjalan.
Menyeruak ke dalam pasar mencari sosok-sosok bersahabat.
Yang tak kan mengumpat bila kami datangi, tak kan mendengus menampar harga diri.
Kaki kami menapak bersahabat dengan tanah pasar yang lusuh.
Jari-jari berubah warna tak mampu kami selimuti
bahkan dengan sandal paling murah sekalipun.
Kami mengulur tangan pada plastik-plastik berisi ikan, sayuran, tempe, tahu.
Menawarkan energi masa kecil kami untuk mengangkat.
Kami mulia.
Kami bukan peminta-minta.
Kami buruh angkut pasar yang terhormat.
Kami mulia.
Semulia angan-angan sekolah yang makin jauh tertiup angin.
09 Desember 2011
Showing posts with label Dwindria Dini. Show all posts
Showing posts with label Dwindria Dini. Show all posts
Tuesday, May 1, 2012
Puisi Tentang Buruh Angkut Pasar | Dwindria Dini
0 komentar Tuesday, May 01, 2012 Diposting oleh kumpulankaryapuisi
Subscribe to:
Posts (Atom)

