Tuesday, May 1, 2012

Puisi Tentang Buruh Angkut Pasar | Dwindria Dini



Puisi Tentang Buruh Angkut Pasar
Dwindria Dini

Bertelanjang kaki menawarkan sekelumit tenaga ala kadarnya kami berjalan.
Menyeruak ke dalam pasar mencari sosok-sosok bersahabat.
Yang tak kan mengumpat bila kami datangi, tak kan mendengus menampar harga diri.
Kaki kami menapak bersahabat dengan tanah pasar yang lusuh.

Jari-jari berubah warna tak mampu kami selimuti
bahkan dengan sandal paling murah sekalipun.
Kami mengulur tangan pada plastik-plastik berisi ikan, sayuran, tempe, tahu.
Menawarkan energi masa kecil kami untuk mengangkat.

Kami mulia.
Kami bukan peminta-minta.
Kami buruh angkut pasar yang terhormat.
Kami mulia.
Semulia angan-angan sekolah yang makin jauh tertiup angin.

09 Desember 2011

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Tentang Buruh Angkut Pasar | Dwindria Dini dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Tentang Buruh Angkut Pasar | Dwindria Dini ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2012/05/puisi-tentang-buruh-angkut-pasar.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Tentang Buruh Angkut Pasar | Dwindria Dini Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Tentang Buruh Angkut Pasar | Dwindria Dini salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |