RASA CINTAMU BUKAN UNTUKKU
By : Sun Hadi
Hariku kini yang telah lama berlalu
Tuk menggapai asa yang membiru
Lembayung senja kerap menyapaku
Dalam alunan nada kasih yang memilu
Pertemuan itu membuat hati tersipu
Akan tatapan mata yang sedikit sendu
Seakan memelas mengharap sapaku
Namun kembali kuragu akan rasa itu
Ku sadar akan diri yang makin terpaku
Tak pantas lagi mencinta dan dicintamu
Biarlah akan kusimpan rasa itu di qalbu
Bersama sisa rasa yang lama membeku
Wahai bintang di langit yang membiru
Kenapa engkau terdiam dan membisu?
Kenapa kau biarkan redup cahayamu?
Kenapa kau biarkan rasa mengusikku?
Wahai rembulan kenapa bersinar malu?
Hanya cahaya sabit yang menerangiku
Hingga samar mewarnai kehidupanku
Hingga aku larut dalam lamunan semu
Wahai sang mentari, dimanakah sinarmu?
Kau begitu asyik sembunyi di awan kelabu
Hingga lupa melukis indah pelangi untukku
Seakan terobsesi bersama alam fikiranku
Kenapa engkau begitu tak memperdulikanku!
Atau mungkin tak berkenan atas rasa di jiwaku
Atau mungkin ikut berempati akan perasaanku
Atau mungkin rasa itu tak pantas lagi untukku
Berikanlah rasa cinta itu pada mereka selainku
Karya : AnakAngon (Sun Hadi)
(Dibuat pada hari Selasa, 6 Juli 2010)Share
Showing posts with label Sun Hadi. Show all posts
Showing posts with label Sun Hadi. Show all posts
Tuesday, July 20, 2010
RASA CINTAMU BUKAN UNTUKKU - By : Sun Hadi
0 komentar Tuesday, July 20, 2010 Diposting oleh kumpulankaryapuisiWednesday, June 30, 2010
Puisi Ketika Cinta Bersemi | Sun Hadi
0 komentar Wednesday, June 30, 2010 Diposting oleh kumpulankaryapuisi
KETIKA CINTA BERSEMI
Sun Hadi
Kucoba untuk mencintainya,
Namun ku tak kuasa
Kucoba melupakannya,
Namun ku takut menderita
Kucoba meninggalkannya,
Namun kutakut sepi melanda
Kucoba mengingatnya,
Namun kutakut membebaninya
Ku ingin menyatakannya,
Namun kutakut kecewa
Biarlah kan kusimpan rasa cinta,
Dalam hati yang terus nestapa
Ku buatkan dalam hatiku istana,
Agar rasa cinta itu tetap terjaga
Masaku kini telah berlalu lama,
Hingga tak ada lagi asa tersisa
Untuk menuai segala rasa suka,
Akan arti kata-kata mutiara cinta
Hari demi hari berlalu begitu saja,
Seakan rasa cinta itu telah binasa,
Atau mungkin sudah kadaluarsa,
Hingga kesepian datang melanda
Kucoba tuk mengalihkan semua,
Mengingat akan kehadiran-Nya,
Dalam hidup yang di alam dunia,
Hingga menunggu saat ajal tiba
Kembali ku adukan semuannya ,
Kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,
Atas beban rasa yang menimpa,
Hingga larut dalam suasana jiwa
Dia selalu mencintai hamba-Nya,
Dalam suka dan duka selalu ada,
Tidak lengah dan selalu terjaga
Bagi hamba-Nya yang bertaqwa
Dan mengharap kehadirann-Nya
Karya : AnakAngon (Sun Hadi)
(Dibuat pada hari Sabtu, 29 Mei 2010)
Tuesday, June 22, 2010
CINTA TAK BERKASTA by Sun Hadi
0 komentar Tuesday, June 22, 2010 Diposting oleh kumpulankaryapuisiCINTA TAK BERKASTA
Sun Hadi
Cinta adalah anugerah Yang Kuasa
Tanpa cinta hiduppun akan hampa
Karena cinta engkau akan tertawa
Karena cinta engkau akan berduka
Hidupmu akan tampak warna
Menghiasi setiap langkah dunia
Senyumpun terbalas karenanya
Semua itu ada karena rasa cinta
Namun cinta tidak mengenal kasta
Siapapun berhak atas kasih mereka
Tuk membuang segala duka dan lara
Meraih segala asa agar hidup bahagia
Cinta adalah hak asasi manusia
Yang akan tumbuh dan terus ada
Dalam jiwa mereka yang bernyawa
Agar hidup kian terasa bermakna
Wahai tiap jiwa yang memiliki cinta
Biarkanlah cinta tumbuh sempurna
Dalam hatimu yang suci tak bernoda
Dan bawalah cinta dengan segala rasa
Cintailah mereka dengan sepatutnya
Jangan kau pandang kasta dan tahta
Biarkan dia berlabuh pada tempatnya
Biarlah dia kan tumbuh dan berbunga
Wangi dunia kan terasa karena cinta
Kedamaian bumi pun akan tercipta
Kebahagiaan itu akan makin terasa
Dalam nuansa Cinta penuh makna
Karya : AnakAngon
Kiriman : sun hadi
(Dibuat pada hari Minggu, tanggal 09 Mei 2010)
Monday, June 21, 2010
KETIKA CINTA BERTEMU CINTA by Sun Hadi
0 komentar Monday, June 21, 2010 Diposting oleh kumpulankaryapuisiKETIKA CINTA BERTEMU CINTA
(Ketika Cinta Harus Memilih Bagian ke-1)
Kudengarkan denting piano yang mainkan lagu
Seakan-akan syair itu menyindir keberadaanku
Alunan melodi terdengar mengacak isi hatiku
Membuat suasana hati ini makin tak menentu
Suara kicau burung saling bersautan merdu
Seolah membicarakan tentang keputusanku
Atau menyindir akan nasib yang menimpaku
Atau mungkin mereka tak memperdulikanku
Biarlah apa kata mereka semua, dengan diriku
Ku takkan pedulikan semua sindiran itu padaku
Biarlah hati ini larut dalam renungan panjangku
Akan kehadiran yang lain dalam kehidupanku
Dalam dudukku, ku coba lamunkan arti cintaku
Dalam baringku, ku coba memikirkan arti rindu
Akan dirinya yang telah mengisi rongga hatiku
Dengan alunan nada kasih yang melenakanku
Apakah cinta itu kini mulai berpaling dariku ?
Entahlah, hati tak mungkin membohongiku
Pertemuan telah memacu detak jantungku
Tatapan matanya membuat kutersipu malu
Kata-katanya meneteskan peluh di kulitku
Ucapan manisnya itu membuat lemas ragaku
Kenapa semua itu membuatku menjadi risau
Apakah ada cinta yang lain menghampiriku ?
Ya Allah, maafkanlah semua atas kelalaianku
Maafkan diri ini bila telah menodai karunia-Mu
Maafkan segala atas alpha dan dosa-dosaku
Bimbinglah diri ini berada pada keridhloan-Mu
Karya : AnakAngon (Sun Hadi)
(Dibuat pada hari Kamis, 20 Mei 2010)Share
RENUNGAN ABADI by Sun Hadi
0 komentar Monday, June 21, 2010 Diposting oleh kumpulankaryapuisiRENUNGAN ABADI
Kegelapan malam yang menyenyapkan
Kesunyian jiwa yang menenangkan
Kekhusuan hati yang menenteramkan
Keheningan diri yang menghanyutkan
Ku lebur semua itu dalam kesendirian
Ku biarkan terbawa arifnya alam fikiran
Ku coba untuk mencari bayang-bayang diri
Demi memanjakan hasrat dan kemauan hati
Yang telah lama tersimpan dalam sanubari
Akan kerinduan kepada Sang Pencipta bumi
Yang memiliki kasih sayang hakiki dan abadi
Kubersimpuh dan bersujud dihadapan-Mu ya rabbi
Biarlah ku tetap disini dalam kesendirian sunyi
Ku tetap terduduk sambil menatap gelapnya hari
Ku coba telusuri jalan hidup yang pernah ku lalui
Untuk menjadi bahan renungan dan pengingat diri
Ku tetap panjatkan doaShare
MENUNGGU YANG TAK PASTI By Sun Hadi
0 komentar Monday, June 21, 2010 Diposting oleh kumpulankaryapuisiMENUNGGU YAK TAK PASTI
Menunggu matahari mengepulkan asapnya
Menunggu Komet Helly kembali menampakkan sinarnya
Menunggu tua menjadi muda
Menunggu kutub mencairkan es-nya
Menunggu penghuni Syurga masuk Neraka
Menunggu apakah gerangan saudara ?
Menunggu matahari dan bulan bercumbu
Menunggu siang dan malam saling bertemu
Menunggu bintang-bintang saling beradu
Menunggu arah mata angin saling menyatu
Menunggu apa yg ditunggu saudaraku ?
Ksatria bertangan kasih itu kini telah belalu
Janganlah kau sedih dan pilu
Masih banyak kesempatan dan waktu
Untuk meraih segala cita dan cintamu
Akan Kasih Sayang Tuhanmu
By: AnakAngon (Sun Hadi)
(Dibuat pada hari Senin, 22 Maret 2010)Share
Saturday, June 12, 2010
RINDU YANG TERLARANG By Sun Hadi
0 komentar Saturday, June 12, 2010 Diposting oleh kumpulankaryapuisiRindu Yang Terlarang
Sun Hadi
Ketika hari telah lalu berganti
Ketika hasrat mulai kembali
Aku terpaku dan berdiam diri
Mengenang indah kan menanti
Rinduku memang terlarang
Namun hati tak akan bohong
Walau hanya bayang-bayang
Akan hadirmu yang terkenang
Maksud hati ingin ku bertemu
Namun terlarang sudah bagiku
Biarlah aku simpan semua itu
Dalam hatiku yang terbelenggu
Wahai kekasih pujaan hatiku
Kau tercipta bukanlah untukku
Namun rasa ini lama mengusikku
Akan kehadiranmu mengisi hidupku
Biarlah semua itu kan berlalu
Rasa cinta itu kusimpan di kalbu
Rasa rindu itu berada di sabarku
Melarutkan rasa cintaku padamu
Mungkin disini kita tak bertemu
Biarlah kan ku jaga rasa cinta itu
Dalam pelukan hasrat yang merindu
Semoga di Syurga nanti kita terpadu
Karya : AnakAngon
Kiriman : sun hadi
(Dibuat pada hari Rabu tanggal 05 Mei 2010)
Share
Sun Hadi
Ketika hari telah lalu berganti
Ketika hasrat mulai kembali
Aku terpaku dan berdiam diri
Mengenang indah kan menanti
Rinduku memang terlarang
Namun hati tak akan bohong
Walau hanya bayang-bayang
Akan hadirmu yang terkenang
Maksud hati ingin ku bertemu
Namun terlarang sudah bagiku
Biarlah aku simpan semua itu
Dalam hatiku yang terbelenggu
Wahai kekasih pujaan hatiku
Kau tercipta bukanlah untukku
Namun rasa ini lama mengusikku
Akan kehadiranmu mengisi hidupku
Biarlah semua itu kan berlalu
Rasa cinta itu kusimpan di kalbu
Rasa rindu itu berada di sabarku
Melarutkan rasa cintaku padamu
Mungkin disini kita tak bertemu
Biarlah kan ku jaga rasa cinta itu
Dalam pelukan hasrat yang merindu
Semoga di Syurga nanti kita terpadu
Karya : AnakAngon
Kiriman : sun hadi
(Dibuat pada hari Rabu tanggal 05 Mei 2010)
Subscribe to:
Posts (Atom)
