Isyarat Yang BersujudOgenk HatakeDuluai... Duluai... Duluai...Duluai...Duluai...Duluai...Wahai kau penunggu kemarauDengan kesaksian jarum jamImpianmu pun terlemparSampai ke altar yang kian memudarDan usiamupun tersamarSesekali merenungi usahaYang keinginan semakin menyapuKepala tak henti berfikir danHatipun serasa tersingkirMei 2013
Showing posts with label Ogenk Hatake. Show all posts
Showing posts with label Ogenk Hatake. Show all posts
Tuesday, May 21, 2013
Puisi Isyarat Yang Bersujud | Ogenk Hatake
0 komentar Tuesday, May 21, 2013 Diposting oleh kumpulankaryapuisiPuisi Makkundrai dan Meja Tua | Ogenk Hatake
0 komentar Tuesday, May 21, 2013 Diposting oleh kumpulankaryapuisiMakkundrai dan Meja TuaOgenk HatakeTerangkul inspirasi menuju ceritaDengan modalkan dudukan kaki empat dan sandaran setengah bahu yang tak pernah hendak menunggu kopiku berlabu.Mengapa ?Sebab, mejaku belum ada.Di samping terlihat,Meja tua paket perempuan seraya menuntutku untuk mengangkat kursiku dan duduk di depannya.Tak sangkaDia bertanya : Hauskah ?Aku jawab : Yah, aku ingin secangkir kopiBuatlah dengan gula yang tak semua melarutSebab kelak kau bertanya, maka sempurnahlah kenikmatanDengan separuh adukan gula yang kau tuang, berputar dalam ruang dan waktu,Gula melarut air memanisPada meja tua iniAku mencatat hal-hal menjadi sebuah ceritaTaukah kauMeja tua menuliskanSewaktu-waktu kita akan singgahUntuk lanjutkan ceritaYang tak lagi basahMaaf, aku tak habiskan kopiSebab nantiAkun akan kembaliDi sini,Di meja tua iniMei 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)
