Showing posts with label Biografi Penyair. Show all posts
Showing posts with label Biografi Penyair. Show all posts

Saturday, October 25, 2014

Biografi Sutardi MS Dihardjo

0 komentar



Biografi Sutardi MS Dihardjo

Nama    :  Sutardi, S.IP
Nama Pena  : 1. Sutardi Ardi Manikam;     2. Sutardi MS Dihardjo;      3. Masdi MSD.
Tempat / Tgl. Lahir  : Klaten / 18 Juli 1960
Alamat  : Dk. Bendogantungan II, RT 02 / RW 07 Desa Sumberejo, Kecamatan Klaten Selatan, KLATEN 57422
Nomor HP.  : 085642365342
e-mail  : sutardimsdiharjo@yahoo.com

Pendidikan      : SD Negeri Sumberejo, SMP Negeri 2 Klaten, SMA Negeri 1 Klaten / SMA Muhammadiyah Wedi Klaten. Tahun 1983 pernah kuliah di FISIPOL UNS Surakarta tidak tamat. Setelah bekerja di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten, melanjutkan kuliah di STISIPOL KARTIKA BANGSA Yogyakarta Jurusan Administrasi Negara, lulus tahun 2003.

Pengalaman menulis      : Waktu sekolah di SMP – SMA menjadi anggota redaksi Majalah Dinding Sekolah. Mulai menulis di media massa tahun 1975 di rubrik Ajar Ngarang dan Cerita Bocah Ariwarti Parikesit Solo. Kemudian beberapa puisi pernah dimuat di Majalah SEMANGAT Yogyakarta, Majalah KRIDA Semarang, Koran SUARA MERDEKA Semarang, Koran KEDAULATAN RAKYAT Jogjakarta, Majalah UNIQUE Bandung, Majalah PUTERI INDONESIA Jakarta,  Majalah MEDIA P-4 Semarang, Koran SOLOPOS Surakarta, Majalah NUSA INDAH Semarang.  Juga menulis beberapa artikel yang dimuat di Majalah NUSA INDAH Semarang.

Selain menulis puisi juga menulis cerpen. Dua buah cerpen dengan memakai nama pena Sutardi Ardi Manikam pernah dimuat di Majalah Sastra HORISON tahun 1978. Waktu itu masih sekolah di SMA Negeri 1 Klaten. Dua buah Cerpen tersebut berjudul: Ajal Itupun Tibalah (bulan Maret 1978) dan Penggembala (bulan Mei 1978).

Selain menulis dalam bahasa Indonesia juga menulis dalam bahasa Jawa. Beberapa geguritan pernah dimuat di Koran SOLOPOS Surakarta, Majalah Djaka Lodang Yogyakarta dan Majalah Panjebar Semangat Surabaya. Selain menulis Geguritan juga menulis Cerita Alaming Lelembut/Jagading Lelembut yang dimuat di Majalah Panjebar Semangat Surabaya dan Majalah Djaka Lodang Jogjakarta. Menulis Cerita Remaja, Cerita Cekak, dan Cerita Anak-anak dalam Bahasa Jawa, yang antara lain telah dimuat di Majalah Mingguan Berabahasa Jawa  Jaya Baya Surabaya, Majalah Panjebar Semangat Surabaya dan Majalah Djaka Lodang Jogjakarta dan Koran SOLOPOS Surakarta.

  • Bukunya yang sudah terbit: ”KAMIGILAN Angkernya Kedung Blangah”, kumpulan cerita misteri (mediakita Jakarta, September 2013)
  • Satu cerita misterinya ”Penghuni Jembatan Karangwuni”  termasuk 20 cerita terpilih dalam lomba Nulis Bareng Cerita Horor Mediakita, yang telah diterbitkan pada bulan Januari 2014 ini dengan judul buku ”Midnight Stories 3”
  • Buku yang segera akan terbit: ”PRABU NALA DAN DAMAYANTI, Ujian Cinta dan Kesetiaan Wanita Utama” Novel (divapress Jogjakarta)
  • Sedang antri untuk dinilai Penerbit Kana Media Yogyakarta, Buku Kumpulan Dongeng dengan judul: ”Raja Lobaningrat”  dan Buku Kumpulan Cerita Misteri berjudul: ”Yang Nyusul Di Tempat Tidur” berisi 18 cerita misteri.


Wednesday, June 11, 2014

Biografi D. Zauhidhie

0 komentar

Biografi D. Zauhidhie

Nama lengkapnya, Darmansyah Zauhidhie, lahir di Muara Teweh, Kab. Barito Utara, Kalimantan Tengah pada 24 Agustus 1934. Meninggal di Kandangan, 12 Juni 1984. Pendidikan: Sekolah Administrasi Atas di Yogyakarta. Hingga meninggal, bekerja di Kantor Wilayah Departemen P dan K di kota Kandangan, Kalimantan Selatan. Karyanya tersebar di berbagai media massa lokal dan nasional. Menghadiri beberapa event sastra tingkat nasional dan ASEAN. Kumpulan puisinya: Nyala (1969), Imajinasi (1971) dan Tanah Huma (bersama Yustan Aziddin dan Hijaz Yamani, 1978). Mendapat hadiah seni atas prestasinya di bidang sastra dari Gubernur Kalimantan Selatan tahun 1974.

Monday, June 2, 2014

Biografi F. Rahardi

0 komentar

Biografi F. Rahardi

F. Rahardi lahir di Ambarawa, 10 Juni 1950. Sempat menjalani profesi Guru di desa-desa di Jawa Tengah tahun 1968 sd 1974. Tahun 1974 dia merantau ke Jakarta dan tahun 1977 dia menjadi wartawan majalah pertanian Trubus. Pertama menulis sajak saat berusia 17 tahun. Publikasi pertama sajaknya di Majalah Semangat, Yogyakarta. Kumpulan puisinya: Soempah WTS (1983) dan Catatan Harian Sang Koruptor (1985). F. Rahardi juga menulis cerpen dan artikel, serta menulis buku-buku non fiksi yang berhubungan dengan masalah pertanian.


Biografi B. Y. Tand

0 komentar

Biografi B. Y. Tand

B. Y. Tand lahir 10 Agustus 1942 di Indrapura, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara. Mulai menulis puisi, cerpen, kritik/esai sastra sejak tahun 1963 di berbagai Koran di Medan, juga pernah di Berita Buana, Merdeka, Horison, Basis, dan Dewan Sastra (Kuala Lumpur). Sejak 1976 bekerja sebagai Penilik Kebudayaan pada Kantor Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Kec. Sir Putih, Asahan di Indrapura. Karyanya: Bunga Laut (puisi, 1977), Tangkahan (puisi, cerpen, esai, 1978), Ketika Matahari Tertidur (1979), Khatulistiwa (puisi, 1982) dan 25 Cerpen (1979).



Biografi Drs. Akhmad Tajuddin, M.Si | Tajuddin Bacco

0 komentar

Biografi Drs. Akhmad Tajuddin, M.Si

Drs. Akhmad Tajuddin, M.Si atau di kalangan penyair Kalsel dikenal dengan nama A. Bacco atau Tajuddin Bacco ini lahir di desa Hayup, kecamatan Haruai, Kab. Tabalong, Kalimantan Selatan pada 13 Agustus 1958. S1 jurusan Ilmu Pemerintahan, Fisipol UGM (lulus 1992) dan S2 di Magister Ekonomi Pembangunan UGM (lulus 2002). Menulis puisi sejak 1978. Karyanya tersebar di majalah Warta Pertamina, Jakarta, SKH Banjarmasin Post, Dinamika Berita, dan RRI Nusantara III Banjarmasin. Antologi puisi bersama Duri-duri Tataba (1996), Semata Wayang Semata Sayang (1998), Puisi Potret Diri (1999). Kumpulan cerpennya: Nawu Raha ( 2002).  

Biografi Bambang J. Prasetya

0 komentar

Biografi  Bambang J. Prasetya

Bambang Jaka  Prasetya atau kadang disingkatnya Bambang JP, lahir di Yogyakarta 28 Oktober 1965. Menyelesaikan pendidikan di Institut Seni Indonesia jurusan teater. Antologi puisinya al. Kado Buwana dan Jejak. Bekerja di TVRI stasiun Yogyakarta.

Wednesday, May 28, 2014

Biografi Zeffry J. Alkatiri

0 komentar

Biografi Zeffry J. Alkatiri

Zeffry J. Alkatiri lahir 30 Agustus 1960 di Jakarta. Berasal dari keluarga campuran Arab, Pakistan, dan Betawi. S1 jurusan Rusia FSUI (1987) dan S2 Kajian Wilayah Amerika UI. Profesi: Dosen di jurusan Rusia FSUI. Kumpulan puisinya: Pintu, Etalase, Batavia Centrum (1998). Adapun naskah Dari Batavia sampai Jakarta 1619-1999 (2001) meraih penghargaan pertama dalam Sayembara Kumpulan Puisi Terbaik tahun 1998-2000 yang diselenggarakan oleh PKJ-TIM.


Biografi Moh. Wan Anwar

0 komentar



Biografi Moh. Wan Anwar

Moh.Wan Anwar, lahir di Cianjur, tahun 1970. Kuliah di Bandung dan Jakarta, tinggal di Serang. Bersama kawan-kawannya mendirikan Arena Studi Apresiasi Sastra (ASAS) IKIP Bandung tahun 1991. Puisi, cerpen, dan eseinya dimuatkan di sejumlah koran dan majalah, antara lain: Pikiran Rakyat, Mitra Budaya, Bandung Pos, Suara Merdeka, Kompas, Republika, Media Indonesia, Suara Karya, Koran Tempo, Jurnal Puisi, dan Majalah Horison. Buku yang ditulisnya: Sebelum Senja Selesai (2002), Sepasang Maut (2004), Kuntowijoyo dan Dunianya (akan terbit pertengahan 2006), dan Batas Kesetiaan (manuskrip siap terbit). Lulusan S-2 Ilmu Sastra UI ini sehari-hari mengajar di FKIP Univ. Negeri Sultan Ageng Tirtayasa dan sebagai redaktur majalah Horison.Penyair ini telah tutup usia karena menderita sakit ginjal.


Biografi Slamet Sukirnanto

0 komentar



Biografi Slamet Sukirnanto

Slamet Sukirnanto lahir di Solo, 3 Maret 1941. putra pelukis R. Goenadi. Pendidikannya di jurusan Sejarah Asia Tenggara Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Dikenal juga sebagai tokoh demonstran 1966, menjadi Keuta Presidium KAMI pusat (1966-hingga bubar), anggota DPRGR/MPRS (1967-1971) mewakili mahasiswa. Tahun 1973 menjadi redaktur harian Sinar Harapan. Kumpulan puisinya: Kidung Putih (1967), Jaket Kuning (1967), Gema Otak Terbanting (1974), dan Bunga Batu (1979).



Monday, May 26, 2014

Biografi Sutan Takdir Alisjahbana

0 komentar






Biografi Sutan Takdir Alisjahbana 

Sutan Takdir Alisjahbana lahir di Natal, Sumatera Utara, 11 Februari 1908 – meninggal di Jakarta, 17 Juli 1994 pada umur 86 tahun), merupakan tokoh pembaharu, sastrawan, dan ahli tata Bahasa Indonesia. Buku-bukunya antara lain: Tak Putus Dirundung Malang (novel, 1929), Dian Tak Kunjung Padam (novel, 1932), Tebaran Mega (kumpulan sajak, 1935), Tatabahasa Baru Bahasa Indonesia (1936), Layar Terkembang (novel, 1936), Anak Perawan di Sarang Penyamun (novel, 1940), Kebangkitan Puisi Baru Indonesia (kumpulan esai, 1969), Grotta Azzura (novel tiga jilid, 1970 & 1971), Lagu Pemacu Ombak (kumpulan sajak, 1978), Amir Hamzah Penyair Besar antara Dua Zaman dan Uraian http://kumpulankaryapuisi.blogspot.co.id/2014/02/puisi-perempuan-slamet-sukirnanto.html Sunyi (1978), Kalah dan Menang (novel, 1978), Perempuan di Persimpangan Zaman (kumpulan sajak, 1985), Seni dan Sastra di Tengah-Tengah Pergolakan Masyarakat dan Kebudayaan (1985), Sajak-Sajak dan Renungan (1987).



Biografi H.B. Jassin | Hans Bague Jassin

0 komentar


Biografi H.B. Jassin

Hans Bague Jassin, atau lebih sering disingkat menjadi H.B. Jassin, lahir di Gorontalo, Sulawesi Utara, pada 31 Juli 1917. Karya yang telah diterbitkan Angkatan 45 (1945), Tifa penyair dan daerahnya (1952), Kesusastraaan Indonesia Modern dalam kritik dan esai I-IV (1954 & 1967), Heboh Sastra 1968: Suatu Pertanggungjawab (1970), Sastra Indonesia sebagai Warga Sastra Dunia (1983), Pengarang Indonesia dan Dunianya (1983), Surat-surat 1943-1983 (1984), Sastra Indonesia dan Perjuangan Bangsa (1993), Koran dan sastra Indonesia (1994). Karya terjemahan Renungan Indonesia (karya Sjahrazad, 1947), Terbang Malam (karya A. De St. Exupery), Api Islam (karya Syed Ammer Ali, 1966), Max Havelaar (karya Multatuli, 1984) dan Quranul Karim – Bacaan Mulia (1978).

Sunday, May 25, 2014

Biografi Riki Dhamparan Putra

0 komentar

Biografi Riki Dhamparan Putra

Riki Dhamparan Putra lahir di sebuah dusun di kaki gunung Talamau, Sumatra Barat pada 1 Juli 1975. Mulai menulis kreatif semenjak di bangku SMA tahun 1991. Dimuat antara lain di Koran Semangat, Singgalang dan Canang yang terbit di Padang. Tahun 1992, mendirikan komunitas sastra Elindra yang berlokasi di daerah tambang batubara Lumpo, Sumbar, bersama Raudal Tanjung Banua dan teman-teman seangkatan. Pada tahun itu juga ia diskor sekolah karena dituduh sebagai pembangkang kesenian. Ia memutuskan berhenti dari SMA dan mulai berladang. Menanam kayu manis, jeruk, cabe di tanah ibunya di Pesisir Selatan. Tapi itu semua ditinggalkan sebelum tumbuh besar. Ia merantau ke Bali, tahun 1994. Di sana ia pernah menjadi loper koran, buruh instalasi pipa air, tukang pukul di sebuah panti pijat, tukang parkir, pelayan rumah makan, dan berbagai pekerjaan serabutan lain demi bertahan hidup. Ia juga berkenalan dengan seniman Bali yang berada di Sanggar Minum Kopi. Juga memiliki masa belajar yang cukup panjang dengan Umbu Landu Paranggi. Tahun 1997, mendirikan komunitas apresiasi Selakunda di Tabanan.

Saturday, May 24, 2014

Biografi Dinullah Rayes

0 komentar



Biografi  Dinullah Rayes

Dinullah Rayes lahir tahun 1937 di desa Kalabeso Kec. Alas, Kab. Sumbawa, NTB. Ia pernah bertugas sebagai guru SD beberapa tahun 1956—1965. Kemudian beralih tugas ke Kabin Kebudayaan Kab. Sumbawa di Sambawa Besar untuk selanjutnya dipercayakan sebagai Kasi Kebudayaan Kandep Dikbud Kab.Sumbawa. Aktif menulis sejak tahun 1956. Selain menulis puisi juga menulis cerpen, esei, naskah drama, artikel kesenian/kebudayaan.

Tulisannya tersebar di media massa: Abadi, Pelita, Suara Karya, Panji Masyarakat, Salemba, Tifa Sastra, Seloka, Sarinah, Suara Muhamadiyah, Harmonis, Amanah, Sinar Harapan, Forum, Tribun, Swadesi, Republika, Bali Post, Nusa Tenggara, Suara Nusa, Dewan Sastra Malasyia.

Karya-karyanya tekumpul dalam : Anak Kecil Bunga Rumputan dan Capung Ramping (Mega Putih Sumbawa, 1975), Hari Ulang Tahun (Sanggar Mayang, Mataram 1980), Kristal-Kristal (bersama Diah Hadaning, Pustaka dan Penerbit Swadesi, Jakarta, 1982), Pendopo Taman Siswa (Sebuah Episode, bersama 28 penyair Indonesia: Sema FKSS Sarjanawiyata Taman Siswa, Yogyakarta, 1982), Puisi ASEAN (Bersama 39 penyair, Yayasan Sanggar Seniman Muda Denpasar 1983), Angin Senja (bersama 3 penyair NTB, PW HSBI, NTB, Mataram, 1983), Nyanyian Kecil (Pusat Dokumentasi Sastra Korrie Layuan Rampan, Jakarta, 1985), Peta Lintas Batas (bersama Sunaryono Basuki KS dan Hariman, Sanggar Bukit Manis, Bali, 1985), Pendakian (Forum Pengkajian dan Pengembangan Masyarakat Sumbawa, Yogyakarta, 1986), Sosok (bersama 17 penyair Nusa Tenggara Barat, HP3N Mataram, 1986), Seutas Tali Emas (bersama Siti Zainun Ismail, Agus Nurdin, Sulaiman Saleh (BKKNI Propinsi NTB, 1986), Spektrum (bersama 32 penyair Nusa Tenggara, Yayasan Mitra Sastra Mataram, bekerja sama dengan Yayasan Lembaga Kemanusiaan Masyarakat Pedesan (YLKMP) NTB, 1988), Istiglal (bersama 2 penyair NTP, Depdikbud Kabupaten Lombok Barat, 1990), Dari Negeri Poci 2 (Pustaka Sastra, 1994).



Thursday, May 22, 2014

Biografi Warih Wisatsana

0 komentar


sumber gambar : www.tamanismailmarzuki.co.id

Biografi Warih Wisatsana

Warih Wisatsana lahir di Cimahi, Jawa Barat 20 April 1965. Sekitar tahun 80-an menetap di Bali dan bergabung dengan Sanggar Minum Kopi (SMK) Bali. Pernah diundang dalam Winternachten Festival di Den Haag, Belanda, serta berkeliling Perancis untuk membaca puisi. Puisinya telah diterjemahkan ke dalam bahasa Belanda, Inggris, dan Perancis oleh Prof. Dr. A Teeuw, Dr Thomas Huntert, dan Dr. Jean Couteau. Pemegang penghargaan Borobudur Award, Bung Hatta Award ini, setelah 20 tahun masa kepenyairan, baru memiliki satu antologi tunggal yaitu buku ini: Ikan Terbang tak Berkawan (2003). 

Wednesday, May 21, 2014

Biografi Tan Lioe Ie

0 komentar



Biografi Tan Lioe Ie

Tan Lioe Ie lahir di Denpasar 1 Juni 1958, menamatkan SD hingga SMA di kota yang sama. Pernah kuliah di fakultas teknik arsitektur Universitas Jakarta (tidak tamat). Menyelesaikan studi S1 Manajemen di Universitas Udayana. Selain menulis puisi, juga melakukan musikalisasi puisi, menulis cerpen dan artikel. Pernah aktif di Sanggar Minum Kopi (SMK).  Tahun 2003 mengikuti Tasmanian Reader dan Writer Festival, serta menjadi Writer in Residence di Tasmania, Australia. Kumpulan puisinya yang lain adalah Kita Bersaudara (diterjemahkan ke bahasa Inggris oleh Dr. Thomas Hunter Jr, We Are All One).


Monday, May 19, 2014

Biografi Cecep Syamsul Hari

0 komentar




Biografi Cecep Syamsul Hari

Cecep Syamsul Hari (CSH) lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 1 Mei, 1967. Buku-buku puisinya yang telah dipulikasikan: Kenang-kenangan/Remembrance (1996), Efrosina/Euphrosyne (2002, 2005), 21 Love Poems: Bilingual Edition (2006), Two Seasons: Korea in Poems Bilingual Edition (2007). Ia juga menulis novel Soska (), cerita pendek, dan esai. Karya-karya dipublikasikan pula pada sejumlah jurnal dan antologi, antara lain: Heat Literary International (Sydney, Australia, 1999), Beth E. Kolko’s Writing in an Electronic World: a Rhetoric with Readings (United States: Longman, 2000), Harry Aveling’s Secrets Need Words: Indonesian Poetry 1966-1998 (United States: Ohio University Press, 2001), Wasafiri (London, England, 2003), Orientierungen (Bonn, Germany, 2/2006). Ia menerjemahkan sejumlah buku, di antaranya: Para Pemabuk dan Putri Duyung (selected poems of Pablo Neruda, 1996); Hikayat Kamboja (selected poems of D.J. Enright, 1996); Ringkasan Sahih Bukhari (compilation of Bukhari’s hadis, 1997; 1100 pages); Rumah Seberang Jalan (selected short stories of R.K. Narayan, 2002). Ia menyunting Kisah-kisah Parsi/Persian Tales (C.A. Mees Santport and H.B. Jassin, 2000); Horison Sastra Indonesia/A Perspective of Indonesian Literature (with Taufiq Ismail, et.al; four volumes, 2003); Horison Esai Indonesia/A Perspective of Indonesian Essays (with Taufiq Ismail, et.al; two volumes, 2004). Saat ini, ia adalah redaktur majalah sastra Horison yang berdiri di Jakarta, Indonesia, sejak 1966.

Biografi Rifa’i ‘Ali

0 komentar

Biografi Rifa’i ‘Ali

Rifa’i ‘Ali lahir Padang Panjang tanggal 24 April 1909. Setelah tamat sekolah dasar, ia diasuh dalam perguruan agama Diniah dan Tawalib. Perhatiannya terhadap seni lukis dan sastra cukup besar. Selama tiga tahun ia belajar melukis pada Wakidi, seorang pelukis naturalis; sedang sajak-sajaknya kebanyakan diciptakan ketika ia belajar di Islamic College, Padang, tahun 1932. Di antara sajaknya, ada yang dimuat di majalah Poedjangga Baroe, Semangat, Pemoeda dan Pantca Raja. Untuk memperdalam bahasa Inggris, sengaja ia menyeberang ke Malaysia, belajar di Von Mullen English School tahun 1935-1940 sambil bekerja sebagai tukang cukur. Kembali dari Malaysia ia bekerja pada penerbit Firma Tjerdas di Medan dan pada cabang-cabangnya di Palembang dan Bukit Tinggi sampai 1956. Selama itu terbitlah buku-buku prosanya yang berupa bacaan ringan seperti Ibu Setan, Merindu Majat, Gadis jang Dinazarkan, dll. Tahun 1948-1950 ia bekerja pula pada Pema (TNI) Bukit Tinggi. Namun perhatiannya pada karang-mengarang tidak terhenti. Ia pun banyak menggarap soal-soal agama. Bukunya yang berjudul Tuhan Ada terbit tahun 1968. Kumpulan puisi Kata Hati, yang terbit pertama tahun 1941, merupakan kumpulan sajak yang digalinya dari kehidupan dan keimanan. Di antaranya juga terdapat terjemahan beberapa surat Al-Qur’an dalam bentuk puisi.

Sunday, May 18, 2014

Biografi Samsir Mohamad

0 komentar

Biografi Samsir Mohamad

Tak ada biodata penyair di buku Angin Burangrang. Namun dari catatan penutup oleh Prof. Drs. Jakob Sumardjo, ada pembocoran riwayat hidup Samsir Mohamad. Beliau memperkirakan usia penyair ini dari sajak Laporan Seorang Jelata, yang saat puisi itu ditulis, penyair berusia 81 tahun. Jadi berdasarkan itu, diperkirakan penyair ini lahir sekitar 1926 atau 1925. Tulis Prof :”Sudah tebal rasa kebangsaannya di zaman Jepang. Masuk kelompok golongan muda Menteng 31 yang mendesak Soekarno-Hatta secepatnya memproklamirkan kemerdekaan. Ikut angkat senjata berjuang mempertahankan republik muda ini antara 1945-1950.// Samsir adalah saksi hidup republik ini yang berada dekat dengan kekuasaan negara. Bahkan sempat duduk di Konstituante RIS. Tepai dalam sajaknya dia mengatakan 15 tahun “diasingkan” tanpa pengadilan. Kita semua tahu apa yang dia maksud.”.



Biografi Budiman S Hartojo

0 komentar

Biografi Budiman S Hartojo

Sejak kecil Budiman S Hartojo dididik di rumah oleh ayahnya sendiri yang menjadi guru pada Madrasah Tinggi "Mamba'ul Ulum" milik Kraton Kanunanan Surakarta. Sejak 1972 bekerja sebagai redaksi majalah Tempo. Sebelumnya giat di kota kelahirannya, Sala, menyelenggarakan ruang sastra "Sumbangsih" pada mingguan Surakarta dan membantu siarana sastra dan sandiwara RRI studio Surakarta. Antara 1966-1968, menjadi pemimpin redaksi malah Genta, dan anggota redaksi majalah Patria, keduanya terbit di Sala. Juga pernah menjadi sekretaris PWI cabang Sala. Puisi-puisi awalnya mula-mula dimuat dalam majalah-majalah mahasiswa di Yogya seperti Pulsus, Criterium, Uchuwwah, Media, dan Gajah Mada. Kemudian merambah juga di beberapa majalah budaya seperti Basis, Budaya, Gelora, Waktu, Mimbar Indonesia, Gelanggang, Sastra, Horison, dan Budaya Jaya.


Biografi Putu Oka Sukanta

0 komentar




Biografi Putu Oka Sukanta

Putu Oka Sukanta lahir di Singaraja, 29 Juli 1939. menulis sejak usia 16 tahun. Menerima hadiah Nemis dari Chili untuk cerita pendeknya Luh Galuh. Pernah dipenjara selama 10 tahun di zaman Orde baru tanpa diadili karena menjadi anggota Lekra (1966-1976). Kumpulan puisinya al: Selat Bali (1982), Tembang Jalak Bali (1986), Salam (1986), Tembok-Matahari Berlin; diterjemahkan ke dalam Bahasa jerman; Die Mauwer-Die Sonne Berlin (1990), Perjalanan Penyair (1999). Novelnya al: Merajut Harkat (1999), Di Atas Siang di Bawah Malam (2004), Kerlap Kerlip Mozaik (2001). Kumpulan cerpennya, al: Keringat Mutiara (1990), Rindu Terluka (2005), Bukan Kematian (2006).

 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |