Biografi H.B. JassinHans Bague Jassin, atau lebih sering disingkat menjadi H.B. Jassin, lahir di Gorontalo, Sulawesi Utara, pada 31 Juli 1917. Karya yang telah diterbitkan Angkatan 45 (1945), Tifa penyair dan daerahnya (1952), Kesusastraaan Indonesia Modern dalam kritik dan esai I-IV (1954 & 1967), Heboh Sastra 1968: Suatu Pertanggungjawab (1970), Sastra Indonesia sebagai Warga Sastra Dunia (1983), Pengarang Indonesia dan Dunianya (1983), Surat-surat 1943-1983 (1984), Sastra Indonesia dan Perjuangan Bangsa (1993), Koran dan sastra Indonesia (1994). Karya terjemahan Renungan Indonesia (karya Sjahrazad, 1947), Terbang Malam (karya A. De St. Exupery), Api Islam (karya Syed Ammer Ali, 1966), Max Havelaar (karya Multatuli, 1984) dan Quranul Karim – Bacaan Mulia (1978).
Showing posts with label H.B. Jassin. Show all posts
Showing posts with label H.B. Jassin. Show all posts
Monday, May 26, 2014
Biografi H.B. Jassin | Hans Bague Jassin
0 komentar Monday, May 26, 2014 Diposting oleh kumpulankaryapuisiMonday, March 24, 2014
Puisi Doa | H.B. Jassin
0 komentar Monday, March 24, 2014 Diposting oleh kumpulankaryapuisiDoaH.B. JassinDi atas runtuhan lahir dan batinOleh gempa peperangan duniaDalam sedih dan duka dunia berjuangTerlahir Negara Indonesia MerdekaSemoga bangsa mulia sempurnaSenantiasa ingat kepada TuhanPenjelmaan lahir segala yang indahDi dalam laku dan perbuatanYa, Allah, berilah ilham yang suci abadiDalam pekerjaan bangsa kamiTurut membentuk perdamaian duniaManusia utama lahir dan batin1945
Monday, March 3, 2014
Puisi Perbaruan Tekad | H.B. Jassin
0 komentar Monday, March 03, 2014 Diposting oleh kumpulankaryapuisiPerbaruan TekadH.B. JassinDi tempatku terpencil jauh terasingKudengar suaramu penyanyi radioEngkau menghibur hati dan jiwaOrang yang sakit badan meranaDi tempatku terpencil jauh terasingKubaca madahmu, wahai pengarangKau alirkan rasa, kau atur pikiranTerkuak kegelapan, menyinar benderang.Kulihat pula sekeliling orang berjasaDokter dan suster, mantri dan kacungBekerja bersama dalam susunanMelawan penyakit menumpas derita.Demikian adanya hidup di duniaSaling membantu bahagia membahagiakanYa, Tuhan, kembalilah tenaga, kuatlah sayapku,Aku ingin turut berbakti.1945
Saturday, March 1, 2014
Puisi Kesasar di dalam Pikiran | H.B. Jassin
0 komentar Saturday, March 01, 2014 Diposting oleh kumpulankaryapuisiKesasar di dalam PikiranH.B. JassinPernah kubaca, manusia angkuh berkata:“Akulah puncak segala yang sudah.Dan mengandung segala yang datang.”Sunglap kata, sunglap pikiran,Ahli pikir, ahli penyair, pujangga-pujangga.Semua mereka berputar-putarKe sasar di dalam pikiranSemua suara ‘lah pernah kudengar,Yang bodoh, yang bijaksana,Yang bijaksana sebijaksananya,Berpuluh abad sudah tuanya.Tiada ubah-ubahnya,Ah, membosankan belaka,Permainan khayal bagi orang tiada bekerja,Melupakan dunia yang nyata.1943
Puisi Ciptakan Dunia Bahagia | H.B. Jassin
0 komentar Saturday, March 01, 2014 Diposting oleh kumpulankaryapuisiCiptakan Dunia BahagiaH.B. JassinAlangkah rapuh badan manusiaWalau seabad hidup di duniaHanya sedetik di samudra masa,Lebih lama waktu terasaLebih hebat menderita raga dan jiwaOleh dikacau nafsu kebendaan,Di atas bumi sedang berputarHilangkan angkara murkaCiptakan bahagia di stasiun antaraDari keabadian ke keabadian1945
Friday, February 28, 2014
Puisi Selintas Kesan | H.B. Jassin
0 komentar Friday, February 28, 2014 Diposting oleh kumpulankaryapuisiSelintas KesanH.B. JassinGenderang berderam-deram,Sepatu berderap-derap,Terompet meteret-tet-tet,Sorak manusia riuh gempita.Lihat mereka tegap dan gagah,Arab, India, Tionghoa, dan Indonesia.Berbaris rapat teguh bersatu,Satu tujuan: Asia Raya!Menderu melintas mesin udara,Tamsil pelindung yang Maha Kuasa,Atas rakyat berjuta-juta.Seluruh Asia bangun berbangkit,Melepaskan belenggu perbudakan Barat,Menuju Sinaran Matahari Terbit.( Panji Pustaka No. 20 Th. VI, 16 Maret 1942)
Puisi Mimpi dan Hidup | H.B. Jassin
0 komentar Friday, February 28, 2014 Diposting oleh kumpulankaryapuisiMimpi dan HidupH.B. JassinPernah saudara bermimpiMendapat uang perak dan emas,Lekas digenggam kuat dan keras,Takut ‘kan hilang orang rampas,Kemudian terinsyaf bangun,Tiada sesen di dalam kantung?Nampak saudara orangMengumpul harta dunia,Memeras tenaga cepat lekas,Inginkan harta limpah-limpahan,Kemudian...Diusung ke kuburDi dalam kafan?Saudara. Coba bandingkan:Mimpi dan Hidup mana yang benar,Dalam kedua tiada bawaan.1942
Subscribe to:
Posts (Atom)

