Showing posts with label Roy Manu Leveran. Show all posts
Showing posts with label Roy Manu Leveran. Show all posts

Tuesday, May 3, 2011

Puisi Gemuruh Desah Bibir Pantai

0 komentar

Gemuruh Desah Bibir Pantai
Roy Manu Leveran

pucuk rembulan di puncak malam
jadi saksi bisu gelisah ombak,
di tengah luap dan teriak alpa
rimbun pening pikat
tak terhembus angin rindu ujung pantai
semakin pengap isi otak bercecer sembarang
bersama pasir putih yang terenyuh

gigi pantai dirajam tawa
gelombang air terpasung dosa

pertarungan lidah bersimbah lelah
terengahengah desah penuh gairah
kecup gunung berbongkah mengusap lembut ke bawah
: menarinari, meliukliuk di sisi lembah

di pinggir pantai, basah
baris riak merantai, jengah
saksikan sunah berubah zinah

Ancol, 2008

Puisi Surat Di Meja Demokrasi | Roy Manu Leveran

0 komentar

SURAT DI MEJA DEMOKRASI
Roy Manu Leveran

dengan segala hormat,

tuantuan berlencana
berkencana mewah dari bavarian
yang selalu menimang ribuan rencana

saya tardjo,
pedagang soto di balik tembok pemisah
di belakang, berdiri rumahrumah mewah
di depan gerobak soto yang hampir terbelah
berdiri juga banyak rumah
ukurannya bervariasi kalau tak salah
kirakira tipe 21 kurangnya lebih dari setengah.

maksud kedatangan surat ini
bukan untuk menghakimi
apalagi memprovokasi!
saya hanya mewakili,
segenap aspirasi
yang berkasnya tak sampai di meja demokrasi

atas perhatiannya, saya ucap terima kasih.

Tangerang, 2008

 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |