Showing posts with label Tema Pohon. Show all posts
Showing posts with label Tema Pohon. Show all posts

Wednesday, August 18, 2010

Pohon Banyan | Puisi Tentang Pohon

0 komentar

Pohon Banyan*
Syair Rabindranath Tagore

O, kau pohon banyan bertajuk kusut
bertegak diri di bantaran tepian danau,
sudahkah kau lupakan dia: bocah kecil,
bagai burung-burung mungil yang pernah
bersarang di cabangmu, lalu pergilah ia?

Tidak ingatkah kau? Dia di bingkai jendela
mengagumi liuk akarmu menembus bumi?

Para perempuan datang ke danau, menimba
air, mengisi kendi-kendi, dan bayanganmu
- besar dan hitam - bergeliat di muka air
bagai tidur yang hendak dibangunkan.

Sinar matahari menari dari riak ke riak kecil,
serabut kecil, tak letih menenun tapestri.

Dua bebek berenangan, batas rumpun rumput,
di keteduhanmu, bocah duduk nerawang diam.

Dia rindu: jadi angin hembus di kelidan cabangmu,
ingin jadi bayang memanjang bersama lalu siang,
ingin jadi burung hinggap di ranting paling pucukmu,
ingin terapung bagai bebek, di sela rumput & bayang.

* Syair ke-35, The Crescent Moon.

Wednesday, May 19, 2010

POHON DI DEPAN RUMAH

0 komentar

POHON DI DEPAN RUMAH
Isbedy Stiawan ZS

pohon yang kutanam semasa kecil
di depan rumahku, masih melambai
daun-daunnya bagi pulangku
setelah lama kutinggalkan
halaman yang penuh runtuhan
daun dan ranting, jadi tanda
kerinduanku seperti
masa kanak-kanak dulu

pohon di depan rumah
masih menandai jalan
pulangku. menyapu halaman,
menyerpihi runtuhan daun:
mengecup kerinduan
seperti masa kanak-kanak

aku menulis lagi kenangan
ke dalam anganku
tentang pohon yang kini
selalu melambai setiapkali
aku lupa jalan pulang
pohon di depan rumah
selalu memanggilku
setiapkali aku terbenam

entah di kota mana
seperti rinduku padamu
yang menungguku
meski berkali-kali
aku selalu lupa membawa
kenangan
- juga ciuman
sebab pohon
-- juga kau –
muara ciuman
setiapkali rindu
yang membuatku

ingin pulang!

23 Desember 2003


 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |