Tuesday, May 21, 2013

Puisi Makkundrai dan Meja Tua | Ogenk Hatake


Makkundrai dan Meja Tua
Ogenk Hatake

Terangkul inspirasi menuju cerita
Dengan modalkan dudukan kaki empat dan sandaran setengah bahu yang tak pernah hendak menunggu kopiku berlabu.
Mengapa ?
Sebab, mejaku belum ada.
Di samping terlihat,
Meja tua paket perempuan seraya menuntutku untuk mengangkat kursiku dan duduk di depannya.
Tak sangka
Dia bertanya : Hauskah ?
Aku jawab : Yah, aku ingin secangkir kopi
Buatlah dengan gula yang tak semua melarut
Sebab kelak kau bertanya, maka sempurnahlah kenikmatan
Dengan separuh adukan gula yang kau tuang, berputar dalam ruang dan waktu,
Gula melarut air memanis
Pada meja tua ini
Aku mencatat hal-hal menjadi sebuah cerita
Taukah kau
Meja tua menuliskan
Sewaktu-waktu kita akan singgah
Untuk lanjutkan cerita
Yang tak lagi basah
Maaf, aku tak habiskan kopi
Sebab nanti
Akun akan kembali
Di sini,
Di meja tua ini

Mei 2013


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Makkundrai dan Meja Tua | Ogenk Hatake dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Makkundrai dan Meja Tua | Ogenk Hatake ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2013/05/puisi-makkundrai-dan-meja-tua-ogenk.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Makkundrai dan Meja Tua | Ogenk Hatake Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Makkundrai dan Meja Tua | Ogenk Hatake salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |