Thursday, November 22, 2012

Puisi Sepanjang Jalan Kenangan | Mega Vristian



SEPANJANG JALAN KENANGAN
Mega Vristian

udara mengeras di luar, bersama gerimis yang ritmis itu lagi
dan kita membaca puisi di dalam, di kursi-kursi sepi, di debur laut hati
kita memahami kebekuan yang telah begitu lama menahan rindu mencair
dan perlahan, malan menimbun larut di jalan-jalan
dan pada akhirnya kita pulang, sendiri-sendiri, berjalan dan bercakap
dengan bayangan, bercakap dengan kenangan dan separoh impian
yang disisakan rembulan untuk esok pagi.
juga kehangatan yang sempat tersingkap dan mengerjap
kau tahu? ada yang tak kuasa kuterjemahkan: airmata yang perlahan
melinang di sepanjang kenangan
masih pula airmata yang itu lagi

(Hong Kong, antara Tsim Sha Tsui dan Causway BAY 2012)
http://oase.kompas.com/read/2012/08/03/23190077/Puisi-puisi.Mega.Vristian

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Sepanjang Jalan Kenangan | Mega Vristian dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Sepanjang Jalan Kenangan | Mega Vristian ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2012/11/puisi-sepanjang-jalan-kenangan-mega.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Sepanjang Jalan Kenangan | Mega Vristian Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Sepanjang Jalan Kenangan | Mega Vristian salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |