Tuesday, May 20, 2014

Puisi Pantai Tuban di Satu Pagi | Tajuddin Bacco


Pantai Tuban di Satu Pagi
Tajuddin Bacco

Lelaki tegap menyelam
Ke dasar laut yang biru
Menghidupi anak istrinya
Senandung camar laut
Di atas palkah
Layarnya
Ikut berdoa
Agar ia temukan
Nafas yang lega
Dalam jerat-jerat ini
Di antara ombak yang bergulung
Dan mempersembahkan
Pasir putih di matanya
Adalah rindu
Adalah hikmah

Dan tapak kaki yang:

Semakin mengecil
Di gubuk ladang
Garamnya
Yang kumal

Tapi masih ada matahari
Di hatinya sebagai
Kemala yang tak padam

Surabaya, 1983


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Pantai Tuban di Satu Pagi | Tajuddin Bacco dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Pantai Tuban di Satu Pagi | Tajuddin Bacco ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/05/puisi-pantai-tuban-di-satu-pagi.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Pantai Tuban di Satu Pagi | Tajuddin Bacco Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Pantai Tuban di Satu Pagi | Tajuddin Bacco salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |