Friday, May 16, 2014

Puisi Bertamu di Kamar Sunyi | Moh. Wan Anwar


Bertamu di Kamar Sunyi
Moh. Wan Anwar

kubersihkan diri, kurapikan baju, bertamu
di kamar sunyi. Tapi tak ada Tuan rumah
yang tiap malam menggedor jantung, merobek
sarang rindu, mengoyakmoyakkan hati kering ini.

aku hanya bertemu kelam, kelam, dan kelam saja
sedang air mata telah jadi sungai perih
di sajadah yang melapuk. Mataku letih
menghamilkan rindu, dendam, cemburu, kecewa
dan sakit,  bertahun-tahun. Tangis dan sujud
menjadi fana, nyaris sia-sia
seperti surat-surat yang tak pernah kau balas itu
kekasih, bagaimanakah aku menggapaimu
dan Cahaya padaku menjelma?

Bandung-Cianjur, 1994/1995


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Bertamu di Kamar Sunyi | Moh. Wan Anwar dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Bertamu di Kamar Sunyi | Moh. Wan Anwar ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/05/puisi-bertamu-di-kamar-sunyi-moh-wan.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Bertamu di Kamar Sunyi | Moh. Wan Anwar Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Bertamu di Kamar Sunyi | Moh. Wan Anwar salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |