Tuesday, April 22, 2014

Puisi Ketika Kubuka Perjalanan Kedua ke Kota Padang | Tajuddin Bacco


Ketika Kubuka Perjalanan Kedua ke Kota Padang
Tajuddin Bacco

Kosong
kehampaan
di depan udara meranggas
terlempar jauh ke dalam ngarai yang dalam
bentangan asap memanjang garis gunung
melangkah terbang pada awan

siapakah gerangan hendak masuk di jendelaku
terbuka
ruang kosong yang tersedia
sajak-sajak hari-hariku tergeletak
di atap peti mati

kesenyapan yang menyeruak
lama tak tertahankan
semakin rapuh waktu-waktuku
tak dapat pergi dari sini
karena jadi bagi diriku
karena diri bagi waktu
diam dan sunyi

Syamsuddin Noor Airport, 2002


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Ketika Kubuka Perjalanan Kedua ke Kota Padang | Tajuddin Bacco dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Ketika Kubuka Perjalanan Kedua ke Kota Padang | Tajuddin Bacco ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/04/puisi-ketika-kubuka-perjalanan-kedua-ke.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Ketika Kubuka Perjalanan Kedua ke Kota Padang | Tajuddin Bacco Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Ketika Kubuka Perjalanan Kedua ke Kota Padang | Tajuddin Bacco salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |