Tuesday, March 25, 2014

Puisi Manusia | Rifa’i ‘Ali


Manusia
Rifa’i ‘Ali

Aku kagum mencari gambar,
Pusaka jari pujangga besar,
Hidup timbul bagai menggeletar,
Darah di jantung berdebar-debar.

Sukma serasa tidak di bumi
Demi menyimak nyanyian seni,
Terlayang-layang di atas fani
Atau tercampak ke sunyi mati.

Kalbu cair mata berair,
Darah nyawa suci mengalir,
Waktu merasai sari syair,
Ratap pujangga terbilang mahir.

Darah beku, kakiku kaku,
Tampan arca tegak terpaku,
Mengherani bangunan sebukit batu,
Tinggi meninju langit biru.

Lelah otak mengira-ngira,
Besi terbang atas udara:
Silam-menyilam dalam segara;
Di darat bak ular sendiri mara.

Betul sempurna wujud insani:
Gaib pendapat akal dan budi!
Tidak termakan dik rasa hati:
Kematian manusia punah bak api!

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Manusia | Rifa’i ‘Ali dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Manusia | Rifa’i ‘Ali ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/03/puisi-manusia-rifai-ali.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Manusia | Rifa’i ‘Ali Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Manusia | Rifa’i ‘Ali salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |