Wednesday, February 12, 2014

Puisi Sacre Coeur | Acep Zamzam Noor


Sacre Coeur
Acep Zamzam Noor

Lewat pasar yang riuh
Lewat deretan panjang kaki lima
Lewat tangga yang disandarkan
Ke bukit. Aku merasa tak akan sampai
Ke puncak menara Sacre Coeur

Aku pun diam
Aku pun terpaku
Menghitung detak waktu
Yang disirami butir-butir salju
Di lereng bukit itu

Pada ranting-ranting pohon linden
Kulukiskan raut wajahmu
Yang runcing namun bertenaga
Lalu kusimpan sebuah nama
Di bawah judul sajak
Tentang cinta
Yang belum selesai kutuliskan

Angin mendengung dan burung-burung
Tak bisa berlindung
Dari dingin. Menara menjulang
Dan udara yang basah
Terasa menekan

Seperti ada yang tersembunyi
Dari balik mantel bulumu
Yang tebal. Salju berhamburan
Dari rambutmu yang ikal

Harum restoran
Tercium dari napasmu
Suaramu bergelombang di udara
Kakimu menginjak awan
Yang berkilauan dan penuh pahatan

Aku merasa tak akan sampai
Ke puncak menara Sacre Coeur

1997

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Sacre Coeur | Acep Zamzam Noor dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Sacre Coeur | Acep Zamzam Noor ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/02/puisi-sacre-coeur-acep-zamzam-noor.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Sacre Coeur | Acep Zamzam Noor Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Sacre Coeur | Acep Zamzam Noor salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |