Tuesday, January 15, 2013

Puisi Inferiority | "Kuyakin Cinta-Nya Tiada Batas"


INFERIORITY
Rudi Setiawan

aku memang belum pantas berkelana di lembah-Nya,
atau untuk sekedar mengetuk dipintu-Nya,
aku takut keindahannya ternoda,
oleh kotoran jiwaku,
oleh sampah ulahku,
untuk berjalanpun terasa berat,
kakiku dibandul oleh beban dosa yang berat.
tapi aku akan terus mencoba meski tertatih-tatih,
merangkak dalam harap dan cemas,
bukan karena aku tak tahu diri,

Doha, 28 January 2010

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Inferiority | "Kuyakin Cinta-Nya Tiada Batas" dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Inferiority | "Kuyakin Cinta-Nya Tiada Batas" ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2013/01/puisi-inferiority-kuyakin-cinta-nya.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Inferiority | "Kuyakin Cinta-Nya Tiada Batas" Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Inferiority | "Kuyakin Cinta-Nya Tiada Batas" salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |