Friday, February 17, 2012

Puisi Tanah Kelahiran II | Umar Fauzi Ballah


Tanah Kelahiran II
Umar Fauzi Ballah

Dalam hutan gelap dan tanah terlelap
jejak kita tak lagi bisa terbaca
milik siapa (keberuntungan) hari ini.
Sesekali hanya embun sisa daun, memantul
gema kenangan kemarin.
Hari tersisa ini
seolah penghabisan saja menghantui.
Dan wajah-wajah silih berganti menghadap.
Kiranya dapat kulihat sekali saja
yang pernah manis di ingatan
yang tertimbun tangis di pikiran
dalam hutan gelap dan tanah terlelap

Sampang, 1429 H

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Tanah Kelahiran II | Umar Fauzi Ballah dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Tanah Kelahiran II | Umar Fauzi Ballah ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2012/02/puisi-tanah-kelahiran-ii-umar-fauzi.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Tanah Kelahiran II | Umar Fauzi Ballah Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Tanah Kelahiran II | Umar Fauzi Ballah salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |