Saturday, May 17, 2014

Puisi Malaikat Biru Kota Hobart | Tan Lioe Ie


Malaikat Biru Kota Hobart
Tan Lioe Ie

Musim gugur mencopot daun-daun. Malaikat
biru yang tabah di segala musim
menyanyikan nina bobo bagi gunung
penjaga gerbang kota
Burung-burung laut, merpati-merpati
mendekat saat ditembangkannya ayat-ayat hidup
Maka keriangan bagi semua

Tapi siapa meratap di kejauhan? Malaikat-
malaikat baru telah lahir
dari legam tubuh hangus. Musim gugur
yang lain melekatkan daun telinganya ke pasir

Kau katakan ratap itu karena
bayang-bayang dalam diri tak sepatuh
bayang-bayang di luar diri
Bukan kawan. Bukan. Legam itu
sungguh bukan bayang-bayang

Terbanglah. Bacakan ayat-ayat hidup
bagi yang tenggelam oleh duka
Terbang dan lihatlah
orang-orang membakar separuh dirinya
menjadi separuh manusia

Sesaat gundah juga hatimu
menangkap deru angin yang tak kau kenal
dari musim gugur yang lain
Tapi sayapmu tak cukup kuat
untuk terbang jauh, katamu
Maka kembali kau nyanyikan
nina bobo dan ayat-ayat hidup
bagi gunung dan kotamu

Dan keriangan bagi semua


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Malaikat Biru Kota Hobart | Tan Lioe Ie dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Malaikat Biru Kota Hobart | Tan Lioe Ie ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/05/puisi-malaikat-biru-kota-hobart-tan.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Malaikat Biru Kota Hobart | Tan Lioe Ie Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Malaikat Biru Kota Hobart | Tan Lioe Ie salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |