Sunday, March 2, 2014

Puisi Reis "Multatulinya Takin" Mardi Luhung


Reis
Multatulinya Takin
Mardi Luhung

Kau menceritakan rempah-rempah bukan lewat
lenganmu, tapi lewat lengan yang
sepuluh jarinya telah kau buntungi

dan di sepuluh jari yang telah kau buntungi itu
kau juga menceritakan angsa-angsa yang berenangan
di laut, warnanya putih, bagai butiran cahaya

yang lupa kembali ke ketinggian,
angsa-angsa yang tak bosan berhikmat:
“Tuan guru, jangan ajari kami untuk berdusta dan

bercinta sekaligus. Hati kami luka, kelamin kami
duka,” Lalu pelangi pun terbuka. Seperti ladang, apa
rempah-rempah juga akan kau tanam di sana?

dan apa tak ada lain dalam kebusukan milikmu
yang selalu berpikir tentang lenganmu
yang selalu bersih dan berkilau itu? Wahai, rempah-
rempah pun terus

kau ceritakan, seperti menceritakan setiap yang
beringsut di antara garam, ombak dan lokan
di antara peluru, tombak dan mayat-mayat

yang terapung, mayat-mayat yang asin
mayat-mayat yang seluruh rambutnya
menelusupi dedasaran dan menyamarkan air matanya
di sisik ikan

lalu sambil memainkan pecut, parut, dan
pisau, kau pun memeluki sekian pancang dan
cerobong yang datang lewat kegelapan dan
yang selalu mabuk

di saat lengan yang sepuluh jarinya telah kau
buntungi itu, mengingat pada siapa saja yang
pernah berbisik, dan pada siapa saja yang lewat

bisikan itu menyengau: “Cermatlah pada tuan guru, tapi
lebih cermatlah pada siasat rempah-rempahnya,”
sebab, setiap ada yang mengambil jalur dan angin

yang lain, selalu dikilah: “Mengapa di setiap
timbanganku, selalu bercokol si pengibul
di punggungnya?” (Akh, kau menceritakan
rempah-rempah bukan?)

Gresik, 2006

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Reis "Multatulinya Takin" Mardi Luhung dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Reis "Multatulinya Takin" Mardi Luhung ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/03/puisi-reis-multatulinya-takin-mardi.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Reis "Multatulinya Takin" Mardi Luhung Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Reis "Multatulinya Takin" Mardi Luhung salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |