Thursday, February 20, 2014

Puisi Leeuwarden 13/11/78 (Malam pk. 3) | Subagio Sastrowardojo


Leeuwarden 13/11/78 (Malam pk. 3)
Subagio Sastrowardojo

mengalir arus malam
sehingga tenggelam badan
tak tertinggal kesan

dari puncak hulu
mata air menunjukkan jari
ke mana muara berhenti

teluk buntu
sudah tentu
sebelum terbuka ketelanjangan pagi

laut tak terinjak
teduh sendiri
tergoncang sepenuh hari

menetes air kelam
tertahan di telapak
menampa tanpa gumam

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Leeuwarden 13/11/78 (Malam pk. 3) | Subagio Sastrowardojo dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Leeuwarden 13/11/78 (Malam pk. 3) | Subagio Sastrowardojo ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/02/puisi-leeuwarden-131178-malam-pk-3.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Leeuwarden 13/11/78 (Malam pk. 3) | Subagio Sastrowardojo Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Leeuwarden 13/11/78 (Malam pk. 3) | Subagio Sastrowardojo salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |