Monday, February 24, 2014

Puisi Ikarus | Zaim Rofiqi


Ikarus
Zaim Rofiqi

I.
Mari, inilah saatnya
membentuk kembali semua
juga wajah kita.

Inilah saatnya
kepakkan sayap pelan
terbang
meninggi, meninggi

di sini, di ketinggian awang-awang
aku tahu
labirin hanya cerita lama
sehamparan sengkarut
tak lagi
membuat kita ciut

kini
aku tahu
dengan sayap ini
langit terkuakkan

dengan sayap ini
taufan tak membuat kita gentar
dengan sayap ini
bahkan angkasa akan bungkam

II.
Tidak, tidak, tidak perlu tanya
ke mana?

Di ketinggian
dengan sayap kembar
sayap-sayap mimpi dan harapan
aku tahu
aku bukan layang-layang
tak akan ada lagi benang
menyeret kita
ke kiri, ke kanan

dengan sayap kembar
cakrawala tak lagi mengerikan

dengan sayap kembar
bahkan Olympia tertaklukkan

III.
Tidak, Ayah, tak perlu kembali
merangkak, melata
dalam labirin lama
di sini, di ketinggian ini
akan ada istana
di sini
akan kita bangun istana
lebih megah
dari bubungan Olympia

kini, biarkan aku melesat
meninggi, semakin tinggi
meski aku tahu
sayap-sayap ini
tak sekuat matahari

kini, biarkan aku tinggi
meninggi
meski aku tahu
mimpi ini
akan hangus
terbakar
matahari

Jakarta, 2005

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Ikarus | Zaim Rofiqi dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Ikarus | Zaim Rofiqi ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/02/puisi-ikarus-zaim-rofiqi.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Ikarus | Zaim Rofiqi Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Ikarus | Zaim Rofiqi salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |