Friday, January 24, 2014

Puisi Surat 11 | Ediruslan PE Amanriza


Surat, 11
(surat seorang yang ingin jadi penyair kepada ibunya)
Ediruslan PE Amanriza

Ibu,
bacalah sajak-sajakku:

            dua ekor burung
            mati di luar pagar rumahku
            tadi pagi
            setelah saling mematuk sehari suntuk
            berebut dahan
            tempat bersarang

Ibu,
bacalah sajak-sajakku:

            sekawanan babi hutan
            melahap sekandang ayam tadi malam
            setelah tak menemukan
            umbi-umbian

Ibu,
bacalah sajak-sajakku:

            harimau dan gajah
            menyandera seribu desa
            menuntut kulit dan gading kaumnya
            dikembalikan kepada mereka

Ibu,
sajak-sajak itu
memang belum dimuat
koran kota

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Surat 11 | Ediruslan PE Amanriza dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Surat 11 | Ediruslan PE Amanriza ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/01/puisi-surat-11-ediruslan-pe-amanriza.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Surat 11 | Ediruslan PE Amanriza Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Surat 11 | Ediruslan PE Amanriza salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |