Tuesday, November 5, 2013

Puisi Prolog Perjalanan | Panda RH Emadhy


Prolog Perjalanan
Panda RH Emadhy

Ini tentang perjalanan
Perjalanan pada tengah malam. Hanya lampu-lampu jalanan yang menemani. Sesekali suara kendaraan membising ditelinga. Tapi hanya muncul dari belakang, dan menghilang pada kejauhan.

Beginilah rupa elok perjalanan tanpa doa. Kepingan luka ada pada setiap nadi. Seringkali bimbang diperempatan ataupun pertigaan. Basah dengan keringat ketika jalan menanjak, atau basah dengan cipratan air sesekali pada musim hujan.

Perempuan duduk di halte. Ketika malam memasuki gelapnya yang sempurna.
Ia pergi diam-diam. Tapi tak ada yang mengejar. Ia menolak makan. Tapi tak ada yang memaksa. Ia memilih untuk sendiri. Tapi tak ada yang menemani. Ia berdiri di tengah jalanan. Menanti kendaraan datang dan membunuh. Tapi tak ada yang mencegah.

Perempuan menangis pada perjalanannya.
Orang-orang lewat. Tapi tak berjejak. Seolah tak ada yang menerangi. Sibuk menatap pada langkah letihnya.

Perempuan menangis. Melihat sekelilingnya tak ada siapa-siapa
Hujan turun dengan derasnya
Hanya suaranya yang menderas
Tubuhnya masih terhampar basah memerah.


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Prolog Perjalanan | Panda RH Emadhy dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Prolog Perjalanan | Panda RH Emadhy ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2013/11/puisi-prolog-perjalanan-panda-rh-emadhy.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Prolog Perjalanan | Panda RH Emadhy Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Prolog Perjalanan | Panda RH Emadhy salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |