Monday, February 4, 2013

Puisi Penyair Di Ujung Senja | Daman Surachman


PENYAIR DI UJUNG SENJA
In Memoriam Owiek Sanuri Mw
Daman Surachman

Tinggal kenangan saja:
Perjuangan membela nurani dan harga diri

Bagai bintang ia
Ikut setia menghiasi angkasa
Laksana mutiara kata-katanya
Bertebaran di jiwanya

O, ia mengigau
Dan bermimpi dalam bayangsilau
Tentang istana yang belum rampung dibangunnya
Tentang lagu yang belum lengkap disenandungkannya

Isyarat bergerak di antara jari-jemarinya
Dan hasrat hanya bermain dibola matanya
Ya masalalu tak akan kembali
Bagai istana berdindingan lembar-lembar puisi


Penyair di ujung senja
Laut gelap lampu-lampu gemerlap
Sinar mercusuar dilahap badai
Kapal oleng tanpa kendali

O, sunyi menegur puisi
Adakah esok matahari bersinar kembali?
Semoga kematiannya kelak dirindukan firdausi!

Sint Carolus, 1983

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Penyair Di Ujung Senja | Daman Surachman dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Penyair Di Ujung Senja | Daman Surachman ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2013/02/puisi-penyair-di-ujung-senja-daman.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Penyair Di Ujung Senja | Daman Surachman Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Penyair Di Ujung Senja | Daman Surachman salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |