Monday, February 18, 2013

Puisi Lamar "Setelah Suka, Kami Mestilah Menikah" | Sobih Adnan


LAMAR
Sobih Adnan

Inilah perjalanan kayu menuju abu,
Serat-serat ketulusan biarlah membakar,
Seusai pesta, Cahaya adalah sumpah.

Sudikah kau mengantarkanku –ibu,
Bunga-bunga cinta telah mekar,

2012

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Lamar "Setelah Suka, Kami Mestilah Menikah" | Sobih Adnan dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Lamar "Setelah Suka, Kami Mestilah Menikah" | Sobih Adnan ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2013/02/puisi-lamar-setelah-suka-kami-mestilah.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Lamar "Setelah Suka, Kami Mestilah Menikah" | Sobih Adnan Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Lamar "Setelah Suka, Kami Mestilah Menikah" | Sobih Adnan salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |