Friday, December 7, 2012

Puisi Menikahi Malam | Hudan Nur


sumber gbr : artstyleonline.com

MENIKAHI MALAM
: Hands Ranjiwa
Hudan Nur

seorang paroki membaptismu sebagai pemazmur rupa
semangkuk hujan telah dipersiapkannya
kau simpan dalam album jalanan yang kau rajut di sepanjang musim
lalu dijadikan garda melamar kekasihmu

hands,
kau merambang malam sebagai galas tuhan
yang maha pedih
airmata anakmu hanya sebaris kebekuan yang kau rasa bila dingin menerjabmu
tetapi kau tetap bertahan
membina hubungan dengan malam
lalu menyetubuhinya

hands,
di jantung kota ini kita berkenalan dalam selembar kanvas
kau pagut malam dengan lukisan muram
aku masih melihat wajahmu menekan kemerdekaan
dibalik ruang yang kau pasung
sebagai ranum kepura-puraan 
menikahi malam telah membuatmu haus

: kembaramu mengaduh
kau memakunya dalam segandeng rana

hands,
percuma kau menuba jiwa belantara,
memetik bintang di kantung mata pernikahanmu
kau tetap berhati gersang!

Teras Puitika, 16 Januari 2011
http://www.pikiran-rakyat.com/node/144117?page=1

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Menikahi Malam | Hudan Nur dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Menikahi Malam | Hudan Nur ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2012/12/puisi-menikahi-malam-hudan-nur.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Menikahi Malam | Hudan Nur Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Menikahi Malam | Hudan Nur salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |