Tuesday, December 4, 2012

Puisi Keluarga Tupai | Hasrul Eka Putra


Keluarga Tupai
Hasrul Eka Putra

ini minggu keduabelas ketika musim
memutuskan untuk menghalangi hujan dan dirimu
dari aku.
setiap hari menjadi terlalu pendek
bagiku untuk menghitung berapa umur yang tersisa
sebelum akhirnya pohon hidup akan bercabang
menjadi rantingranting yang kering.
atau berubah menjadi keluarga tupai yang setiap
pagi menemuiku, di sungai kecil yang menghubungkan
aku dan bukubuku tentang hujan dan dirimu.

minggu depan, minggu ketigabelas
aku masih berfikir apakah aku masih punya
sisa kekuatan untuk diriku:
semenjak aku disini,
aku tidak pernah lagi mendapat pelukan
--bahkan dari diriku sendiri.
maka tumbuhlah aku seperti rumput kuning,
tempat ibu tupai sering memeluk bumi, memeluk udara,
memeluk anakanaknya, lalu memeluk tupai lain sebesar dirinya:
aku pikir itu suaminya.

maka di akhir pekan ini, aku tidak mau lagi jalan pagi
di tempat rumput kuning dan tupaitupai yang
mengurus. seperti musim yang selalu cemburu.

Muncie, 050712
http://oase.kompas.com/read/2012/07/20/17420652/Sajak-Sajak.Hasrul.Eka.Putra

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Keluarga Tupai | Hasrul Eka Putra dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Keluarga Tupai | Hasrul Eka Putra ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2012/12/puisi-keluarga-tupai-hasrul-eka-putra.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Keluarga Tupai | Hasrul Eka Putra Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Keluarga Tupai | Hasrul Eka Putra salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |