Tuesday, May 5, 2015

Puisi Harapan Hampa | Abdul Rafi



HARAPAN HAMPA
Abdul Rafi

Semakin lama Kumelihat wanita
Semakin lama Kuberpikir

Apa yang harus Kulakukan?

Apakah dia harus Kusebut bintang kejora atau rembulan?
Yang tak pernah Kulihat sebelumnya

Keindahan emas terlihat cemerlang di wajahnya
Membuat aku terkena pesona

Sungguh menggoda dalam lamunan
Membelenggu angan segala

Kini.
Waktu masih sembunyikan impian
Mencekik hati tanpa kepalan tangan
Adalah kelengangan dan gelap gulita
Adalah kecemasan menyita batin
Itulah awal bisikan
Sehingga hati tak dapat bernyanyi
Mulutpun hanya terbungkam

Malang, 20 Mei 2012


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Harapan Hampa | Abdul Rafi dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Harapan Hampa | Abdul Rafi ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2015/05/puisi-harapan-hampa-abdul-rafi.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Harapan Hampa | Abdul Rafi Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Harapan Hampa | Abdul Rafi salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |