Wednesday, November 5, 2014

Puisi Sabda Cinta | Usman Arrumy


ilustrasi : sbr : www.piercedhands.com


Sabda Cinta
Usman Arrumy

Kelak, Tuhan akan menyentuh keseluruhanmu melalui tanganku
memasrahkan penglihatanmu di sepasang mataku
jika kau mendengarkan lewat gendang telingaku
indra perasamu bergantung dengan lidahku
bibirku sebagai pengendali senyummu
hidungku mengemban endus aromamu
dadaku menjadi ruang menampung rahasiamu
dan hatiku adalah tempat terbaik untuk menuju

Kau air dari hujanku
aku cahaya dari purnamamu
kau ombak dalam lautku
aku bara dalam apimu
kau dan aku adalah esa;
Cinta yang bergema

Kelak, Tuhan akan membayang di setiap bagian dari dirimu
membiarkanku berlutut menghayati liuk lekuk lakumu
pengembaraanku mengandung jejakmu
dan diammu menyimpan gerakku
airmataku sumber dari mataairmu
getaranmu pangkal dari kegetiranku
rohmu bermukim dalam tubuhku
jiwaku semayam dalam badanmu

kau bunyi dari suaraku
aku arti dalam maknamu
kau berdetak di jantungku
aku berdenyut di nadimu
kau dan aku adalah tunggal:

Dan kelak, ketika cinta bersabda
kau dan aku tak ada bedanya
sebab kita terlahir dari takdir yang sama
kau isi dari kosongku
aku penuh oleh adamu
kau esa dalam diriku
aku tunggal dalam dirimu


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Sabda Cinta | Usman Arrumy dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Sabda Cinta | Usman Arrumy ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/11/puisi-sabda-cinta-usman-arrumy.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Sabda Cinta | Usman Arrumy Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Sabda Cinta | Usman Arrumy salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |