Sunday, November 16, 2014

Puisi Nelayan Pantai Barat | Lazuardi Anwar


ilustrasi


Nelayan Pantai Barat
Lazuardi Anwar

Bukit curam
bukit batu menggeliat dipanggang hari
pecah-pecah ombak bersimpuh di lututnya
matahari terjun ke balik batu karang.

Senja di pantai barat
nelayan bergegas berkayuh pulang
nganga harap yang hampa
tawar laut air ludahnya.

Musim-musim berdatangan
derai puting beliung di pusar laut
terkulai menatap laut busa hidup
cadar bias berlumur kelabu

jemari hari memilin-milin kehidupan
ke laut, bintang pagi belum berangkat tidur
ke darat, matahari terjun ke balik batu karang.

Bukit batu menggeliat sepanjang pantai
derai puting beliung di pusar laut
nelayan pantai barat
cadar bias berlumur kelabu

1970


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Nelayan Pantai Barat | Lazuardi Anwar dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Nelayan Pantai Barat | Lazuardi Anwar ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/11/puisi-nelayan-pantai-barat-lazuardi.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Nelayan Pantai Barat | Lazuardi Anwar Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Nelayan Pantai Barat | Lazuardi Anwar salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |