Saturday, August 16, 2014

Puisi Penerimaan I | Yan Ari Wibowo


Penerimaan I
(Untuk Nenekanda)
Yan Ari Wibowo

Asap menggumpal menebal,
darah beku
tubuh kaku - rubuh
sejenak bangkit lupa diri serasa mimpi hidup yang di jalani,
tak cukup peluh menyuluh mata dan tubuh,
keringat menyeringai tubuh yang tak mau berbagi,
dan air mata menjadi bahasa yang penuh arti.

(Smg, 12 Okt 2009)


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Penerimaan I | Yan Ari Wibowo dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Penerimaan I | Yan Ari Wibowo ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/08/puisi-penerimaan-i-yan-ari-wibowo.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Penerimaan I | Yan Ari Wibowo Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Penerimaan I | Yan Ari Wibowo salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |