Tuesday, May 6, 2014

Puisi Tragedi Jubah Merah Hitam | Dimanuga


Tragedi Jubah Merah Hitam
Dimanuga

semerah genangan darah
sehitam fajar yang belum merekah
satu-satu mati satu per satu

kepala rasa kepala
tubuh rata tubuh
satu liang tempat puluhan nyawa meregang

peluru melubang meradang
celurit, golok, kelewang, dan parang
satu-satu mati satu per satu

Pancasila tanpa peri-kemanusiaan
Pancasila lupa keadilan
orang-orang biadab memuji-muji Tuhan,
sangat beradab

agama tak bernorma
berpuluh, beratus, beribu,
pun berjuta patah hilang
satu-satu mati satu per satu

kamilah hantu dinamai ideologi
dihakimi mati tanpa pledoi
penasaran dan gentayangan

bahwa benar kami tidak mati
jiwa kami terus hidup
di hati orang-orang yang melawan

Rabu, 23 Maret 2011


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Tragedi Jubah Merah Hitam | Dimanuga dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Tragedi Jubah Merah Hitam | Dimanuga ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/05/puisi-tragedi-jubah-merah-hitam-dimanuga.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Tragedi Jubah Merah Hitam | Dimanuga Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Tragedi Jubah Merah Hitam | Dimanuga salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |