Saturday, May 3, 2014

Puisi Sahabat yang Membaca Puisi | Riki Dhamparan Putra


Sahabat yang Membaca Puisi
: Puthut ea
Riki Dhamparan Putra

Tanyakanlah padaku
Setinggi apakah burung-burung
akan terbang?
Setinggi pucuk-pucuk bukit
Sesunyi menara-menara batu yang gemetar
menembus tabir langit

Burung-burung itu jiwaku
Dan menara-menara itu adalah ingatan
yang akan lenyap
bersama hutan-hutan api di darahku
Darah yang mengalir sungsang
Darah kupu-kupu
Sungai-sungai belerang dan kabut
bercampur wangi
                                di tambang-tambang waktu

Darah itupun milikmu wahai tangan
yang mengulur buram warna pagi
Tangan sahabat yang menggigil meracik remang
                                kata puisi
Begitu berarti bagimu. Bagiku
Bagi kita sahabat!
Bagi siapa saja yang melindungi diri
Dengan surat-surat kilat
                               tanpa alamat

Maka tanyakanlah padaku
Ke mana burung-burung itu pergi
Mengapa setiap jiwa harus terbang
dengan kesemuan-kesemuan
yang mereka miliki
Bahkan dengan kekonyolan-kekonyolan kecil
yang mereka dustakan
sepanjang pagi

Tanyakanlah terus. Terus!
Karena dengan pertanyaan-pertanyaan semacam itulah
aku akan bertanya pada diriku sendiri

2004


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Sahabat yang Membaca Puisi | Riki Dhamparan Putra dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Sahabat yang Membaca Puisi | Riki Dhamparan Putra ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/05/puisi-sahabat-yang-membaca-puisi-riki.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Sahabat yang Membaca Puisi | Riki Dhamparan Putra Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Sahabat yang Membaca Puisi | Riki Dhamparan Putra salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |