Tuesday, April 22, 2014

Puisi Loket-loket Kosong | Moh. Wan Anwar


Loket-loket Kosong
Moh. Wan Anwar

seperti tadi di kantor itu
loket-loket di stasiun ini kosong
cuma ada komputer, gundukan karcis
daftar harga dan pluit mengiang dalam kenangan

bangku-bangku peron termangu, rel menggigil
penanda arah menggantung sendirian
"halo ..." sapamu -- namun tak kaudapat jawaban
operator sibuk dan kabel-kabel
mengirim kalimat yang berulang

"halo ..." sapamu padaku karena kereta tak juga
tiba -- tapi sungguh aku terlanjur tahu
kau tak pernah benar-benar merindukanKu

Depok, 2001


Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Loket-loket Kosong | Moh. Wan Anwar dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Loket-loket Kosong | Moh. Wan Anwar ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/04/puisi-loket-loket-kosong-moh-wan-anwar.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Loket-loket Kosong | Moh. Wan Anwar Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Loket-loket Kosong | Moh. Wan Anwar salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |