Saturday, March 15, 2014

Puisi Kepada Krisjna | Sanusi Pane


Kepada Krisjna
Sanusi Pane

Aku berdiri sebatang kara,
      Tidak berteman, tidak berkawan.
Tangan tertadah k’atas udara.
      Jiwa menjerit disayat rawan.

Hatiku kosong, tanganku hampa,
      Tidak ada yang sudah tercapai:
Aku bermimpi di dalam tapa.
      Mengingat untung termenung lalai.

O, Krisjna tiadakanlah kembali
      Titah yang dulu menyuruh daku
      Meniup suling di tanah airku.

Biarkan daku sekali lagi.
      Jatuh ke dalam jurang gulita,
      Supaya lupa, tidak bercita.

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Kepada Krisjna | Sanusi Pane dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Kepada Krisjna | Sanusi Pane ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/03/puisi-kepada-krisjna-sanusi-pane.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Kepada Krisjna | Sanusi Pane Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Kepada Krisjna | Sanusi Pane salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |