Sunday, February 9, 2014

Puisi Gaung di Badan | Esha Tegar Putra


Gaung di Badan
Esha Tegar Putra

sekiranya suara itu tak menggaung dalam badanku
suara yang himbau-menghimbau, menjagakan tidur
bahkan membuat geletar di lamunanku – geletar emak
yang menyauk gelegak air nasi, tersebab tangisku
lengking di kering air dadanya – takkan jadi ini puisi

bukankah aku tualang di tajam lidah hikayat berpisau
mematah risau yang memucuk tumbuh cerita baru?
kuraut batang bermiang, rindu berkasih. juga tubuh
berminyak air ini kugulai sebagai hidangan, peneman
para tuan dan nona di lepau, sambil bergelak-tawa
aku tak bersilat lidah di nasibku yang tidak
cuma merindu, tentang kampung, lalu lalang
orang orang bingung di jejalanan, koridor dan
ruang kelas. di mana percakapan mengenai waktu
selalu digenangi kopi dan keripik ubi

sekiranya suara tak menggaung dalam badanku
puisi tak akan mau berkekasih

Kandangpadati, 2007

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Gaung di Badan | Esha Tegar Putra dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Gaung di Badan | Esha Tegar Putra ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/02/puisi-gaung-di-badan-esha-tegar-putra.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Gaung di Badan | Esha Tegar Putra Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Gaung di Badan | Esha Tegar Putra salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |