Tuesday, February 11, 2014

Puisi Demikian Camus Berkata | Soni Farid Maulana


Demikian Camus Berkata
Soni Farid Maulana

pemberontakan itu, demikian
Albert Camus berkata, memberi nilai
pada hidup1

yang kau punya
kubelai-belai mesra,
nyatanya hidup juga.

hihihi, mari kita masuki
wilayah malam
dengan seluruh api pemberontakan
yang menyala di dada.

o, airmata yang bergulir di cekung rasa
katakan padaku – masihkah kita bermukim
di negeri mimpi? Siang tadi kabar duka

sampai padaku, Tasik yang rusuh
dihanguskan api. Batu mengucap
batu. Darah melayah di gigir hari,

di gigir waktu apa yang rubuh
sehabis api pemberontakan
kita kobarkan hingga ke langit jauh?

hanya sunyi bertilam sunyi
di luar jendela. Lalu daun gugur
dan risik hujan kembali
bicara

1996
1 Sepatah kata bersayap Albert Camus dalam buku Mythe de Sisyphe

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Demikian Camus Berkata | Soni Farid Maulana dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Demikian Camus Berkata | Soni Farid Maulana ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/02/puisi-demikian-camus-berkata-soni-farid.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Demikian Camus Berkata | Soni Farid Maulana Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Demikian Camus Berkata | Soni Farid Maulana salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |