Wednesday, February 19, 2014

Kenapa Rachman masih Menulis Puisi? | M.Fadjroel Rachman


Kenapa Rachman masih Menulis Puisi?
M.Fadjroel Rachman

Walau darah dan teror masih membasahi wajah
      dan tubuh keringnya
Karena ia percaya pada manusia dan kehidupan

Kenapa Rachman masih menulis puisi?
Walau urat-syaraf dan kasih-sayangnya dicabut
      satu persatu
Karena ia percaya pada manusia dan kehidupan

Kenapa Rachman masih menulis puisi?
Walau jiwa dan hati-nuraninya disalib jeruji besi
Karena ia percaya pada manusia dan kehidupan

Kenapa Rachman masih menulis puisi?
Walau kematian dan mimpi buruk
      menyergapnya berkali-kali
Karena ia percaya pada manusia dan kehidupan

Kenapa Rachman masih menulis puisi?
Karena dalam samudera ketidaktahuan,
      manusia bersaudara
Karena dalam samudera kemanusiaan, manusia
      bersaudara

Kau dengarkah suaraku, lagu jiwaku,
      saudaraku?
“Aku ingin ziarah dan berbaring dalam
      samudera cahaya jiwamu”

Kebun Waru, 17 Januari 1990

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Kenapa Rachman masih Menulis Puisi? | M.Fadjroel Rachman dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Kenapa Rachman masih Menulis Puisi? | M.Fadjroel Rachman ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/02/kenapa-rachman-masih-menulis-puisi.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Kenapa Rachman masih Menulis Puisi? | M.Fadjroel Rachman Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Kenapa Rachman masih Menulis Puisi? | M.Fadjroel Rachman salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |