Wednesday, January 8, 2014

Puisi Seribu Lima Ratus Perak | Andrea Hirata


Seribu Lima Ratus Perak
Andrea Hirata

Kutengok di televisi
Kebenaran di Jakarta mahal sekali
Para koruptor pintar sembunyi
Padahal nyata-nyata, mereka telah mencuri
Kawan, di kampung kami
Kebenaran harganya hanya seribu lima ratus perak
Warnanya hitam, tergenang di dalam gelas,
   saban pagi

(dalam Cinta di Dalam Gelas)

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Seribu Lima Ratus Perak | Andrea Hirata dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Seribu Lima Ratus Perak | Andrea Hirata ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2014/01/puisi-seribu-lima-ratus-perak-andrea.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Seribu Lima Ratus Perak | Andrea Hirata Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Seribu Lima Ratus Perak | Andrea Hirata salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |