Thursday, November 14, 2013

Puisi Fatamorgana | Ersa Sasmita


Fatamorgana
Ersa Sasmita

Sejauh arah pandang hanya fatamorgana,
Bias laut. Kuda-kuda berlari tembus kabut,
entah selatan entah utara;
saat gerimis menyingkir, tak lama sesudahnya,

Katamu : “Mungkin bidadari tengah bermandi cahaya,
Sambil mengibaskan selendangnya.”
 Ah, kau mulai berhalusinasi,
Apa siang terik masih punya mimpi?

2013

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Fatamorgana | Ersa Sasmita dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Fatamorgana | Ersa Sasmita ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2013/11/puisi-fatamorgana-ersa-sasmita.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Fatamorgana | Ersa Sasmita Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Fatamorgana | Ersa Sasmita salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |