Tuesday, February 5, 2013

Puisi Hai "Kepada Teman Seperjuangan" | Daman Surachman


Hai
Daman Surachman


Jika rakyat menangis, biarkan
tapi jangan menangis sampah kehidupan
kasihan, karena ini jaman kemerdekaan
perubahan besar-besaran

Jika rakyat gembira, biarkan
tapi jangan mabuk kehidupan
cawan mengkilap berisi arak
bukan sentuhan jiwa anak negeri ini

Hai anak-anak negeri
mabuk merdeka jangan terus terlena
usaha dan kerja
yang di tuntut negaramu
iman dan taqwa
yang di tuntut Tuhanmu

Jika aku adalah engkau
dan engkau adalah aku
kita bangun negeri ini
sampai darah lenyap di badan

Tanah Tinggi, Mei 2002

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Hai "Kepada Teman Seperjuangan" | Daman Surachman dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Hai "Kepada Teman Seperjuangan" | Daman Surachman ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2013/02/puisi-hai-kepada-teman-seperjuangan.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Hai "Kepada Teman Seperjuangan" | Daman Surachman Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Hai "Kepada Teman Seperjuangan" | Daman Surachman salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |