Saturday, February 2, 2013

Puisi Garudaku | Daman Surachman


Garudaku
Daman Surachman

Dalam tiga dasawarsa ini kau memandang
penuh arti persada ini, garudaku
Jurang si miskin dan si kaya semakin menganga
“ Pembangunan memerlukan pengorbanan,’’ kata Si pulan
“ Tapi jangan di jadikan kemiskinan baru,’’ kata si Johan .
Kukira gerimis panjang, tapi kau menangis, Garudaku
“ korupsi merajalela, apa jadinya kelak negeri ini,’’ katamu,
Janganlah ideologi dibuat kepalsuan
Ideologi adalah kebenaran, tapi
Manusia – manusia pengecut itu
Menghalalkan segala cara !’’

“ Tunggu, tunggu pembalasan Tuhan,’’ kata si Johan.
Dan bagimu, yang
berjiwa patriot sejati, pembela si lemah.
Semoga amal baktimu
bagi Negara ini di ridhoi Allah,’’

Dalam tiga dasawarsa ini kau memandang
penuh arti persada ini, garudaku
Mengenang akan perjuangan
hidup dan mati
Dan penaku akan terus memahat
Dan garudaku akan selalu kubersihkan
Dari karat – karat kepalsuan


PS.Rumput, 1998

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Garudaku | Daman Surachman dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Garudaku | Daman Surachman ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2013/02/puisi-garudaku-daman-surachman.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Garudaku | Daman Surachman Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Garudaku | Daman Surachman salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |