Friday, May 25, 2012

Puisi Galau Duka | Imi Suryaputera



Galau Duka
Imi Suryaputera

Deras air hujan menghunjam bumi,
Malam,
Remang lampu jalanan,
Dingin, menggemetarkan persendian,

Termangu,
Tampak galau,
Menyatu dalam derasnya hujan bak rintihan selaksa siksa,

Kau disana,
Terhenyak dalam kedukaan,
Dia t’lah berlalu,
Tak pernah kembali,

Dukamu,
Turut kurasakan,
Padahal aku bukan siapa-sapa,
Ku hanya merasa senasib bak bayangan cermin,

Hujan reda,
Malam merangkak,
Kau tetap disana,
Dalam galau yang duka,

Ku pun berlalu,
Sosokmu menjauh dari pandanganku,
Namun galaumu, dukamu, kuturut merasa,
Kuberlalu,
Kuingin sendiri merasakan galauku, galaumu, dukaku, dukamu…..

08 Mei 2012

sumber : fiksi.kompasiana.com

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Galau Duka | Imi Suryaputera dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Galau Duka | Imi Suryaputera ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2012/05/puisi-galau-duka-imi-suryaputera.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Galau Duka | Imi Suryaputera Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Galau Duka | Imi Suryaputera salam Karya Puisi

0 komentar:

Post a Comment

 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |