Friday, February 24, 2012

Puisi Termenunglah | Chairul Abshar


Termenunglah
Chairul Abshar

maka termenunglah aku
ketika malam-malam ku kecup
sebuah sepi
yang menggigil
dan lidah yang kelu
seharusnya aku berontak
tapi darahku tak bergolak

maka termenunglah aku
ketika butir butir sepi
menyapa tanpa sadar
dan mengharap
mimpi cepat hilang

Juanda, 10102010

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Termenunglah | Chairul Abshar dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Termenunglah | Chairul Abshar ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2012/02/termenunglah-chairul-abshar.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Termenunglah | Chairul Abshar Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Termenunglah | Chairul Abshar salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |