Wednesday, February 15, 2012

Puisi Ziarah di Bukit Uhud | Hasan Basri BFC


ZIARAH DI BUKIT UHUD
Hasan Bisri BFC

Entah mengapa, saban tegun di tempat ini tulangtulang dan sesendian seperti berlepasan
Membayangkan 70 penjaga firman menjadi syuhada kepagian
Oleh panahpanah kebencian yang dilepaskan dari busurbusur kekafiran.

Dan Wahsyi, lelaki jalang yang menjelmakan Hindun serupa serigala tengah malam, menyuci lensa matanya dengan gagak hitam
Membayangkannya jadi ngeri dan pilu
Lelaki macam apakah dia, ketika gebu menukar dinar dengan jantung Hamzah—lelaki yang disayangi Nabi dan dipayungi rerimbun doa

Dan Hindun, yang dibanjiri darah jantung Hamzah di kedua gigi taringnya tak dibiarkan Nabi mati oleh api dendam saudara sendiri
Karena tuhan telah meniupkan nafas kerinduan pada hatinya yang begitu perempuan.

Jakarta, 2005/ 2007

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Ziarah di Bukit Uhud | Hasan Basri BFC dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Ziarah di Bukit Uhud | Hasan Basri BFC ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2012/02/puisi-ziarah-di-bukit-uhud-hasan-basri.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Puisi Ziarah di Bukit Uhud | Hasan Basri BFC Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Puisi Ziarah di Bukit Uhud | Hasan Basri BFC salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |