Thursday, February 16, 2012

Cacing Tanah | Puisi Umar Fauzi Ballah


Cacing Tanah
- Ria Rossiana

Umar Fauzi Ballah

bukan karena kau sampah
maka aku mencintaimu yang menghumus tanah dengan rindu-rindu
tumbuh dengan jantung terbelah
menengadah untuk sesuatu yang serba biru
yang kupungut kemudian kau usut
yang kutabur kemudian kau gembur
lalu aku menyusu dari rahimmu

membelai umbai-umbai penyemai panen yang terbengkalai
sesungguhnya pesta tak pernah usai
akan selalu ada tempat kita buai
seperti halnya kematian melambai-lambai
aku yang tak pernah sampai, menjadikanmu
semacam igau yang kudengar sepintas lalu

Sampang, 1429 H

Anda sedang membaca kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Cacing Tanah | Puisi Umar Fauzi Ballah dan anda bisa menemukan kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Cacing Tanah | Puisi Umar Fauzi Ballah ini dengan url http://kumpulankaryapuisi.blogspot.com/2012/02/cacing-tanag-puisi-umar-fauzi-ballah.html,anda juga bisa meng-click kumpulan/contoh/artikel/puisi/sajak/pantun/syair/tentang/tema/bertema/judul/berjudul Cacing Tanah | Puisi Umar Fauzi Ballah Tetapi dilarang merubah isi maupun mengganti nama penyair/pengarang nya karena bertentangan dengan HAKI, semoga anda ter-inspirasi dengan karya Cacing Tanah | Puisi Umar Fauzi Ballah salam Karya Puisi

0 comments:

Post a Comment

Loading
 

kumpulan karya Puisi | Copyright 2010 - 2016 Kumpulan Karya Puisi |